Masyarakat Masih Menganggap KDRT sebagai Aib Keluarga
Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan yang diambil oleh artis dan penyanyi dangdut Lesti Kejora yang dengan berani melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya dengan terduga pelaku adalah suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar patut diapresiasi. Pasalnya, masih banyak korban KDRT yang hingga saat ini belum berani untuk melaporkan kasus-kasus KDRT yang dialaminya karena menganggap kasus KDRT merupakan aib keluarga.
Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Perempuan Maria Ulfah Anshor menuturkan, masih banyak korban kasus KDRT yang hingga saat ini belum berani melapor. Hal ini, disebabkan karena masyarakat masih beranggapan KDRT merupakan aib keluarga.
"Pada umumnya kekerasan di dalam rumah tangga ini masih dianggap sebagai aib oleh masyarakat," ujar Maria Ulfah saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (6/10/2022).
Oleh karena itu, lanjut Maria Ulfah, adanya anggapan KDRT aib keluarga, maka meski sudah babak belur secara lahir batin korban enggan untuk meminta pertolongan. Dengan demikian, KDRT ini terus berulang diterima korban, kecuali korban sudah tidak sanggup menahannya baru melaporkan kejadian tersebut.
"Sebagain besar masyarakat masih memandang bahwa KDRT itu aib, jadi korban menyembunyikan dan menyatakan baik-baik saja. Kecuali dia sudah tidak bisa menahan diri baru melapor," ujar Maria Ulfah.
Agar masyarakat mengetahui apakah sedang mengalami KDRT atau tidak, Maria Ulfah memaparkan jenis-jenis KDRT yang selama ini terjadi di masyarakat. Dalam hal ini, mulai dari KDRT fisik seperti ditampar, dipukul, dan siksa. Kemudian, ada KDRT psikis seperti dimaki, direndahkan, dan dihina.
"KDRT psikis ini secara fisik tidak ada luka tetapi secara psikis, korban merasa direndahkan," ucapnya.
Kemudian, ada KDRT kekerasan seksual seperti pemerkosaan dan menyerang pada organ vital perempuan hingga perbudakan seks. Selanjutnya, ada KDRT sosial, yakni perempuan dibatasi ruang gerak seperti tidak boleh bertemu dengan teman atau keluarga dan dilarang bersosialisasi di lingkungan tempat tinggal.
Terakhir, kekerasan ekonomi, suaminya menyuruh istrinya bekerja tetapi karena penghasilannya diambil oleh suaminya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




