Korban Gempa Cianjur Berdatangan, RSUD Sayang Membeludak
Selasa, 22 November 2022 | 06:59 WIB
Cianjur, Beritasatu.com - Korban luka dan meninggal dunia akibat gempa Cianjur magnitudo 5,6 terus berdatangan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, pada Selasa (22/11/22) dini hari.
Berdasarkan pantauan jurnalis B-Universe, pada Selasa pukul 00.15 dini hari, ketika memasuki Kabupaten Cianjur dari arah Jakarta, mobil ambulans silih berganti memadati jalanan. Suara sirine ambulans saut menayut di tengah malam yang gelap.
Aliran listrik juga padam, hanya beberapa wilayah di sekitar rumah sakit saja yang menyala. Akibat kerusakan pada bagian gedung, RSUD Cianjur terpaksa merawat korban luka di halaman rumah sakit dan tenda milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sementara arus lalu lintas di depan rumah sakit terpantau cukup padat. Beberapa petugas mencoba menertibkan kendaraan selain ambulans. Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi gempa Cianjur menggunakan ambulans masih terus berlangsung.
Salah satu korban yang dirawat bernama Ena menceritakan kejadian yang dialami ketika gempa Cianjur berlangsung. "Kejadian saat saat saya salat zuhur, tiba-tiba bangunan ambruk, saya kejepit di dalam. Ada dua cucu saya tertimpa bangunan sampai sekarang nggak tahu keadaannya. Yang satu sudah meninggal, yang satu belum ketemu, " ungkap Ena.
Akhirnya kata dia, ada yang memberi pertolongan. "Saya dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans," lanjutnya.
Saat ini Ena masih mendapat perawatan di RSUD Sayang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




