ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Penyebab KTA Kepolisian Bripda Haris Tertinggal di Mobil Korban Sopir Taksi

Kamis, 16 Februari 2023 | 17:54 WIB
B
BW
Penulis: BeritaSatu | Editor: BW
Bripda Haris saat rekonstruksi kasus pembunuhan sopir taksi online di Polda Metro Jaya, Kamis 16 Februari 2023.
Bripda Haris saat rekonstruksi kasus pembunuhan sopir taksi online di Polda Metro Jaya, Kamis 16 Februari 2023. (Beritasatu/Gabriella Putrinda)

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan, tertinggalnya tas Bripda Haris di mobil korban sopir taksi online yang dibunuhnya menjadi barang bukti penting bagi kepolisian. Di dalam tas itu, ada kartu tanda anggota atau KTA kepolisian.

Polda Metro Jaya pada Kamis (16/2/2023), menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan oleh anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Bripda HS terhadap Sony Rizal Taihitu (59).

"Pada adegan 27, tersangka melakukan penusukan terhadap korban di kepala dan leher," kata Kepala Sub Direktorat Reserse Mobile (Kasubdit Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Kompol Resa Fiardy Marasabessy saat memimpin rekonstruksi di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Kemudian pada adegan ke-28 tersangka keluar dari mobil untuk mengambilalih kemudi.

Resa menjelaskan, saat tersangka keluar dari mobil korban langsung mengunci semua pintu mobil sehingga tersangka tidak bisa masuk ke mobil.

"Tersangka berusaha membuka pintu semua mobil satu persatu namun tidak berhasil lalu kabur meninggalkan mobil dan korban," kata Resa seperti dikutip dari Antara.

Pada adegan ke-29 ketika mencoba kabur, tersangka baru tersadar bahwa tasnya tertinggal di mobil korban.

"Kemudian tersangka kembali ke mobil untuk mengambil tasnya sambil mengetuk jendela mobil dan sambil mengatakan, 'pak buka pak' tetapi korban tidak membuka pintu," kata Resa.

Pada adegan ke-30, mengetahui tersangka kembali ke mobil, korban membunyikan klakson berkali-kali hingga tersangka panik lalu melarikan diri.

"Adegan 33 terdapat dua saksi menghampiri mobil dan memberikan pertolongan sambil menghubungi polisi," katanya.

Tas Bripda Haris menjadi bukti penting bagi kepolisian untuk mencari tahu tersangka pembunuhan karena di dalam tas tersebut terdapat barang pribadi Bripda HS seperti dompet yang berisi KTP dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian.

Bripda Haris melarikan diri ke Puri Persada Cibarusah hingga pukul 16.30 WIB. Di rumah pamannya itu, akhirnya tersangka dijemput oleh kepolisian.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon