ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tembok Depo Pertamina Plumpang Berjarak 1 Meter dengan Warga, Ternyata Begini Sejarahnya

Sabtu, 4 Maret 2023 | 00:30 WIB
SR
BW
Penulis: Syukri Rahmatullah | Editor: BW
Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam.
Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang merembet hingga ke permukiman warga mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, termasuk anak-anak, dan 50 orang mengalami luka bakar, Jumat (3/3/2023).

Ternyata, jarak antara rumah warga hanya satu meter dengan tembok Depo Pertamina Plumpang. Padahal sebelumnya, tanah tersebut adalah tanah Pertamina. Begini sejarahnya.

Seorang warga Plumpang, Ramadhan Isa yang sudah tinggal 45 tahun di RW 4, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, menceritakan bahwa beberapa tahun sebelumnya daerah tersebut adalah sebuah lapangan milik Pertamina.

"Dulu tidak ada yang tinggal di situ, sengaja biar ada jarak antara permukiman warga dengan Depo Pertamina Plumpang," kata pria yang disapa Dani kepada Beritasatu.com.

ADVERTISEMENT

Namun, lambat laun sejumlah warga mulai "mengambil" lahan tersebut dengan menanam tanaman, hingga membangun bangunan rumah.

"Dulu itu lahan kosong, terus dipatok-patokin, sekarang daerah sana padat banget, sudah ribuan orang tinggal di situ," katanya.

Awalnya, lanjut Dani, di sana tidak ada RW (rukun tetangga), karena sudah banyak penduduknya, mereka menjadi warga binaan RW 04 saja. "Tetapi lama-lama mereka malah dibuatkan RW sendiri, jadilah ada RW 08, 09, 10 di sana, katanya alasan kemanusiaan. Mereka juga bisa bikin KTP di sana," ungkapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon