Kemensos Penuhi Kebutuhan Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Sabtu, 4 Maret 2023 | 17:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menurunkan tim dan bantuan logistik darurat untuk memenuhi kebutuhan korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Robben Rico, hadir langsung mengecek distribusi kebutuhan logistik bagi warga terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Robben juga mengikuti musyawarah terbatas dengan Forkopimda baik PJ Gubernur, Walikota, Pangdam dan Kapolres, bersama pihak Pertamina untuk membahas langkah-langkah strategis bersama penanganan bencana kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Melalui Tagana (Taruna Siaga Bencana), Kemensos melakukan asesmen, terutama untuk kelompok rentan yakni anak-anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.
Asesmen dilakukan untuk mengetahui secara akurat kebutuhan korban terdampak seperti kebutuhan dasar (makanan, minuman, dan pakaian) dan kebutuhan shelter sementara berupa tenda pengungsian.
"Pada saat kejadian bencana kami langsung melakukan asesmen cepat dengan teman-teman Tagana. Berdasarkan hasil asesmen per jam 12 malam, kami sudah meluncurkan dari Gudang Induk Bekasi, bantuan logistik untuk para penyintas atau korban terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang," ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Adrianus Alla, Sabtu (4/3/2023).
Kemensos telah menurunkan 30 personel Tagana, 8 personel Task Force Tagana, dan 10 Tim Pelopor Perdamaian, untuk melakukan asesmen, mengelola dapur umum, dan menyalurkan bantuan logistik sementara berupa 500 paket makanan siap saji, 304 paket makanan anak, 100 lembar kasur, 150 lembar selimut, 50 kidware, dan 4 tenda serbaguna yang dikirimkan dari Gudang Induk Bekasi.
"Aktivitas Tagana yang sudah dilakukan disana adalah mengelola dapur umum dengan kapasitas 1000 bungkus makanan siap santap per sekali masak untuk kebutuhan warga. Kedua melakukan asesmen lebih lanjut keluarga terdampak khususnya korban, baik korban jiwa maupun luka-uka yang nanti kami evaluasi dan validasi, apakah bisa diberikan santunan ahli waris", kata Adrianus.
Selain memberikan bantuan logistik, Kemensos akan memberikan bantuan pendampingan psikososial kepada korban terdampak selama tanggap darurat. Pendampingan ini akan dilakukan oleh Kemensos melalui Sentra Handayani Jakarta, bersama lembaga terkait seperti perguruan tinggi dan Perhimpunan Psikologi Indonesia.
"Selanjutnya pada saat masyarakat sudah berada di lokasi pengungsian, kemudian kebutuhannya sudah terpenuhi kami akan lanjutkan dengan layanan dukungan psikososial dan trauma healing", kata Adrianus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




