ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketua MPR Dukung 10 Persen APBN untuk Dana Desa

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:56 WIB
CF
R
Penulis: Chairul Fikri | Editor: RZL
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat menghadiri acara peringatan HUT Undang-Undang Desa di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu, 19 Maret 2023.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat menghadiri acara peringatan HUT Undang-Undang Desa di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu, 19 Maret 2023. (Chairul Fikri/Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo mendukung langkah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) untuk memperjuangkan alokasi 10 persen APBN untuk dana desa.

Hal itu diungkapkan Bambang saat menghadiri acara peringatan HUT Undang-Undang Desa di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (19/3/2023).

"Saya mendukung langkah para perangkat desa yang mendorong pemerintah untuk 10 persen APBN diberikan kepada desa, karena saya menilai masa depan Indonesia ada di pedesaan," ungkap Bambang.

ADVERTISEMENT

Politisi Partai Golkar itu juga melihat bahwa ke depan desa harus mampu bersaing dengan perkotaan, sehingga masyarakat yang tinggal di desa tidak lari ke kota dan beradu nasib di kota.

"Karena ini akan menjadi beban bagi perkotaan. Kalau dana desanya besar dan bisa dimanfaatkan maka desa akan berkembang sehingga masyarakatnya tidak perlu ke kota dan membuka lapangan kerja bagi masyarakatnya," ucap pria yang akrab disapa Bamsoet ini.

Ketua MPR juga mengatakan ke depan desa harus didukung dengan penetrasi teknologi. Dengan demikian, masyarakat desa juga bisa memanfaatkan teknologi untuk perkembangan desanya.

"Ke depan perlu juga di dorong masyarakat desa harus melek teknologi sehingga mampu memanfaatkan dana desa yang diperolehnya untuk kepentingan warganya," tambahnya.

Bambang sendiri menyampaikan bila nantinya permintaan para perangkat desa dikabulkan maka dirinya yakin Majelis Permusyawaratan Desa akan mampu mengawasi dana yang diperoleh desa. Hal ini diperlukan supaya dana desa bermanfaat bagi warganya dan bukan memperkaya kepala desanya.

Bamsoet juga menegaskan pemerintah perlu melakukan proteksi pada warga di  desa agar sektor-sektor usaha yang banyak dikelola swasta mampu memayungi desa itu agar lebih maju.

"Karena saya melihat banyak usaha swasta yang berusaha di desa apalagi yang dananya dari luar negeri ternyata belum mampu membuat warga desa itu maju malah mereka tersingkirkan oleh proyek tersebut dan malah tambah miskin," ucap Ketua MPR.

"Maka pemerintah juga perlu ambil langkah untuk memproteksi itu agar warga di desa bisa sejahtera dengan proyek yang ada di daerah itu," tandasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aplikasi Pengawas Dana Desa dan MBG Segera Diluncurkan!

Aplikasi Pengawas Dana Desa dan MBG Segera Diluncurkan!

NASIONAL
Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

NASIONAL
Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Desa di Lamongan Nyaris Diamuk Massa

Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Desa di Lamongan Nyaris Diamuk Massa

JAWA TIMUR
Amsal Sitepu Sebut Jasanya Sudah Murah, Ungkap 2 Desa Tak Bayar

Amsal Sitepu Sebut Jasanya Sudah Murah, Ungkap 2 Desa Tak Bayar

NASIONAL
Pentingnya Peran Koperasi di Tengah Gelombang PHK Massal

Pentingnya Peran Koperasi di Tengah Gelombang PHK Massal

EKONOMI
Dana Desa 58 Persen untuk Kopdes Merah Putih, DPR Soroti Risiko APBN

Dana Desa 58 Persen untuk Kopdes Merah Putih, DPR Soroti Risiko APBN

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon