ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polda Metro Tegaskan Tilang Manual Bukan Bentuk Intimidasi

Jumat, 19 Mei 2023 | 07:15 WIB
B
R
Penulis: BeritaSatu | Editor: RZL
Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyetop kendaraan bermotor yang masuk ke jalur busway untuk ditilang di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa 16 Mei 2023.
Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyetop kendaraan bermotor yang masuk ke jalur busway untuk ditilang di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa 16 Mei 2023. (B Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman menegaskan penerapan sanksi tilang manual bukan bentuk intimidasi melainkan merupakan bentuk edukasi kepada pengguna kendaraan. Ia menegaskan penindakan tilang manual merupakan langkah terakhir yang dilakukan Kepolisian.

"Jangan sampai muncul anggapan tilang ini suatu intimidasi, tapi sebagai sistem untuk mengedukasi masyarakat agar tertib, jadi enggak perlu takut. Tilang ini adalah langkah terakhir, tindakan kepolisian itu mengingatkan, menegur, jadi tidak harus ditilang," kata Latif, Kamis (18/5/2023) dikutip dari Antara.

Ia mengimbau jajarannya untuk menilang pengendara yang memang dilihat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya.

ADVERTISEMENT

"Kalau sudah sangat membahayakan seperti boncengan tiga, tidak menggunakan helm, kita lihat situasi bisa diingatkan suruh turun dulu, suruh ambil, tapi kalau sudah sangat membahayakan, ugal-ugalan pasti kita tilang itu langkah terakhir, " kata Latif menjelaskan.

Kombes Pol Latif Usman juga menampik anggapan tilang secara elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) bekerja tidak maksimal sehingga diberlakukan kembali tilang manual.

"ETLE tetap maksimal, karena ini belum menyeluruh secara ruas jalan terpantau ETLE makanya perlu adanya tilang manual ini, karena sistem ETLE benar-benar efektif untuk menyadarkan masyarakat tapi kalau tilang manual hanya sebagai sarana mendukung saja, " tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali memberlakukan tilang manual di tempat untuk wilayah yang belum terjangkau sistem tilang elektronik atau ETLE.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, tilang manual diberlakukan kembali untuk melengkapi sistem pengawasan kamera tilang elektronik. Dikatakan Firman, berdasarkan hasil evaluasi selama pelaksanaan ETLE tanpa adanya tilang manual, banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Satu, dua bulan lalu yang pernah kita vakum, tidak melakukan penilangan di lapangan, masyarakat justru melanggarnya menjadi-jadi, yang duduk bertiga, yang tidak pakai helm, copot pelat nomor, menerobos lampu merah, ya makanya saya katakan ini belum terlalu efektif," ucapnya.

Lebih lanjut Firman mengatakan, tilang manual yang melengkapi ETLE berlaku di seluruh wilayah hukum Polda di Indonesia. Harapannya, dapat membuat masyarakat semakin patuh dan tertib lalu lintas.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Viral Emak-emak Bopong Motor Listrik, Ini Faktanya

Viral Emak-emak Bopong Motor Listrik, Ini Faktanya

SULAWESI SELATAN
Yahudi Ultra-Ortodoks Protes Tilang Parkir, 13 Polisi Israel Terluka

Yahudi Ultra-Ortodoks Protes Tilang Parkir, 13 Polisi Israel Terluka

INTERNASIONAL
Tilang Manual dan ETLE Dihentikan Sementara di Sulteng

Tilang Manual dan ETLE Dihentikan Sementara di Sulteng

NUSANTARA
Viral! Sule Debat Petugas Saat Ditilang Razia Gabungan di Jakarta

Viral! Sule Debat Petugas Saat Ditilang Razia Gabungan di Jakarta

LIFESTYLE
Viral Polantas Tilang Mobil di Lampu Merah, Ini Kata Kakorlantas

Viral Polantas Tilang Mobil di Lampu Merah, Ini Kata Kakorlantas

NASIONAL
Nekat Lawan Arus, 6 Pelajar di Gowa Dihukum Dorong Motor 1 Km

Nekat Lawan Arus, 6 Pelajar di Gowa Dihukum Dorong Motor 1 Km

SULAWESI SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon