Datangi Polres Depok, Rieke: Kita Berikan Pendampingan dan Advokasi untuk Korban KDRT
Jumat, 26 Mei 2023 | 14:32 WIB
Depok, Beritasatu.com - Meski telah ditangguhkan penahanan terhadap Putri Balqis, korban KDRT suaminya sendiri, kasus KDRT viral ini terus mencuri perhatian publik. Kali ini anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menyambangi Polres Metro Depok untuk ikut turun tangan dalam mengawal penanganan kasus ini.
Dengan didampingi wakil ketua DPRD Kota Depok, Rieke Diah Pitaloka tiba di Polres Metro Depok dan langsung berdiskusi dengan sejumlah petinggi Polres Metro Depok. Rieke mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas kasus KDRT ini. Untuk itu dirinya akan mendampingi kasus ini sekaligus akan memberikan advokasi terhadap korban agar penanganannya lebih intensif.
"Tetap dalam pemantauan kami, agar korban tidak mengalami kekerasan lagi. Dan setelah ini tentu kami ada advokasi, semoga bisa lebih intensif," kata Rieke di Polres Depok bersama Ketua DPC PDIP Depok, Hendrik Tangke Allo, Jumat (26/5/2023).
Anggota DPR RI yang akrab di sapa Oneng ini mengaku, belum pernah bertemu dengan Balqis karena sudah ditangguhkan penahanannya. Dia pun berharap korban tidak mendapat kekerasan lagi. "Saya pribadi belum bertemu dengan korban, karena keburu dipulangkan. Tapi Alhamdulillah kalau bisa diselesaikan lebih cepat, maka lebih baik," ujarnya.
Sebagai seorang perempuan, dirinya mengaku terpanggil untuk mendampingi kasus seperti ini walaupun bukan kewenangannya di komisi VI DPR RI. Dia mengaku ada beberapa kasus yang sama di lintas provinsi yang dia dampingi dan advokasi.
"Saya mungkin bukan hanya melibat dan menanggapi, tapi meskipun ini bukan komisi saya dan beberapa kasus di lintas provinsi saya, daripada hanya menanggapi, saya lebih baik mendampingi kasus yang saya bisa dampingi atau advokasi, ya saya damping," ungkap Rieke.
"Karena korban kekerasan dalam bentuk apapun bukan tanggapan yang dibutuhkan mereka, tapi aksi konkret bagaimana hukum diputuskan dan berpihak pada korban," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menambahkan, pihaknya akan mengawal terus kasus ini agar keadilan berpihak pada korban. Dia mengaku bersyukur saat ini korban sudah diperbolehkan pulang. "Jadi setelah kita ada komunikasi, bahwa Alhamdulillah ada penangguhan penahanan terhadap korban. Tapi terlepas ada penangguhan, tentunya akan kita kawal terus sehingga rasa keadilan betul-betul mereka (korban) bisa dapatkan," katanya.
Dirinya menegaskan, kasus seperti ini tidak boleh terjadi lagi, terutama terhadap perempuan. Pihaknya akan turun tangan jika melihat kasus serupa. "Artinya hal-hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi, apalagi terhadap kaum perempuan. Kami dari PDIP salah satu perintah ibu ketua umum adalah bagaimana kita memberikan ruang dan tempat bagi perempuan. Jika kemudian terjadi kasus KDRT ini, tentunya kami akan turun untuk mendampingi, dan bahkan mengawal mereka sampai betul-betul si korban ini mendapatkan keadilan yang benar-benar bisa mereka rasakan," pungkasnya.
Sebelumnya, kasus KDRT viral ini membuat Menkumham memberikan atensi ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto untuk bisa menangani kasus secara berimbang. Hal ini terjadi setelah banyaknya komentar netizen di media sosial, yang menilai penanganan kasus ini tidak adil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




