Ketua PAN Depok Bantah Bacaleg Meninggal Dunia karena Keracunan
Minggu, 11 Juni 2023 | 23:06 WIB
Depok, Beritasatu.com - Salah satu bakal calon anggota legislatif atau bacaleg dari PAN (Partai Amanat Nasiona) Kota Depok meninggal dunia. Bacaleg PAN Depok itu dikabarkan meninggal dunia karena keracunan makanan.
Bacaleg PAN Depok tersebut bernama Afrida, yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Sukmajaya. Informasi yang berkembang, bacaleg tersebut meninggal karena keracunan makanan.
Rumah duka almarhumah Afrida hingga kini masih ramai dikunjungi kerabat dan tetangga, Minggu (11/6/2023). Sejumlah karangan bunga pun memenuhi depan rumah duka. Namun penyebab meninggalnya almarhumah karena keracunan dibantah oleh Ketua DPD PAN Kota Depok, Igun Sumarno.
Menurutnya, Afrida meninggal bukan karena keracunan, tetapi karena penyakit bawaan yang dideritanya.
"Jadi simpang siur tentang berita meninggalnya, tidak ada berhubungan dengan hal-hal yang di luar nalar, misalkan keracunan dan lainnya, tidak itu. Tetapi, ibunda Alfrida ini memang sejak muda sudah ada penyakit bawaan, yaitu jantung," katanya di lokasi.
Almarhumah Afrida (57), kata Igun, juga sempat terkena serangan jantung pada pandemi lalu. Namun kemudian almarhumah sehat kembali dan beraktivitas biasa.
"Jadi kebetulan sebetulnya berita yang disampaikan ke kita kondisinya ini sejak Covid-19 pun sudah pernah terserang, bahkan keluarga pun sudah pasrah. Tetapi alhamdulillah Allah memberikan kesehatan lalu dia energik banget daftar caleg ke PAN. Nah, terjadinya malam ini meninggal saya kira sudah qodarullah takdir dari yang kuasa," ujarnya.
Semasa hidup, Afrida dikenal sebagai sosok yang baik dan salehah. Dia juga memiliki kinerja yang luar biasa untuk partai. Bahkan dia dianggap sebagai salah satu kader terbaik di PAN Depok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




