Siswa SMP Penyandang Disabilitas di Pamulang Tangsel Diculik Gurunya Sendiri
Selasa, 27 Juni 2023 | 12:13 WIB
Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Seorang murid SMP penyandang disabilitas menjadi korban penculikan yang terjadi tidak jauh dari lingkungan sekolahnya, di Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/6/2023) lalu.
Korban berhasil ditemukan di daerah Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat setelah hilang selama 30 jam.
NA, 15 tahun, siswa kelas delapan sebuah SMP swasta di Pamulang Tangsel menjadi korban penculikan yang didalangi oleh guru olahraga sekaligus wali kelas korban.
Peristiwa bermula saat kakek korban hendak menjemput cucunya itu saat jam pulang sekolah. Namun, sang kakek tidak berhasil menemukan korban. Saat ditanyakan ke pihak sekolah diketahui korban sudah pulang lebih awal.
Hal ini pun segera diberitahukan kepada ibu korban yang langsung panik mendengar kabar tersebut mengingat kondisi anaknya yang berkebutuhan khusus. Ayah korban yang menerima kabar serupa bergegas ke sekolah untuk mencari informasi.
Saya ditelepon istri saya dibilang anak saya hilang begitu. Akhirnya setelah diberitahu saya langsung pulang dari kantor langsung meluncur ke sekolah. Sampai sekolah kita mulai cek-cek ke sekolah ketemu guru ya Bu Desi kemudian menceritakan kronologisnya kemudian membuka CCTV dari situ kita mulai panik karena anak saya ternyata meninggalkan sekolah 30 menit lebih cepat dari teman-temannya. Jadi itu agak aneh bagi saya dan mulai panik," tutur W, ayah korban.
Setibanya di sekolah, ayah korban dibantu pihak sekolah memeriksa rekaman kamera pengawas dan terlihat korban berjalan sendiri keluar dari halaman sekolah.
Ayah korban mengatakan setelah melaporkan kehilangan putranya ke polisi, pihak keluarga dibantu kerabat berinisiatif melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
"Kita tetap berusaha terus usaha ke mana-mana tetapi belum berhasil kemudian malam itu lewat kita sudah panik namanya orang tua, anak saya bagaimana. Kemudian polisi datang mulai disebar. Itu kita mulai mencari data yang lebih sistematis gitu yah dari CCTV di sekitaran situ akhirnya ketemu CCTV enggak jauh sekitar 200 meter," tuturnya.
Dari rekeman CCTV itu didapati jika NA berjalan kaki sendiri menuju sebuah mobil yang sedang menunggu di pinggir jalan. Setelah korban naik, mobil pun langsung pergi meninggalkan lokasi.
Rekaman CCTV itu pun segera diserahkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang mempelajari rekaman tersebut berhasil mendapatkan identitas pemilik dengan melakukan penyelidikan.
Dari penyelidikan terungkap jika mobil tersebut merupakan milik rental yang disewa oleh wali kelas sekaligus guru olahraga korban. Petugas yang mengetahui lokasi mobil langsung melakukan pengejaran dan berhasil menemukan korban yang tengah disekap dalam kamar sebuah rumah di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Akhirnya ketahuan siapa pelakunya atau yang bawa siapa. Ternyata yang pinjam, namanya Galang di share fotonya ke saya setelah saya lihat kayaknya guru wali kelasnya itu. Lalu saya beritahu polisi kalau itu gurunya. Iya wali kelasnya yang merangkap sebagai guru olahraga," katanya.
Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan, kasusnya pun sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tangerang Selatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




