PPDB, Panitia Sekolah Tak Boleh Verifikasi Penyebab Manipulasi KK Marak Terjadi
Senin, 10 Juli 2023 | 10:10 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Sudarsono mengungkapkan banyaknya kecurangan dalam seleksi penerimaan peserta didik baru atau PPDB 2023 di SLTA favorit karena panitia sekolah tidak boleh melakukan verifikasi lapangan. Untuk itu, panitia sekolah tidak mengetahui jika terjadi kecurangan.
"Kami hanya bisa melakukan diskualifikasi apabila peserta yang diterima saat daftar ulang datanya tidak benar. Itu baru bisa dicoret," ungkap Asep, Senin (10/7/2023).
Sebelumnya, dalam evaluasi PPDB Minggu (9/7/2023) kemarin diketahui sebanyak 155 pendaftar untuk tingkat SMP dicoret karena terbukti melakukan kecurangan manipulasi kartu keluarga (KK) untuk menembus jalur zonasi di sekolah favorit. Meski terindikasi banyak kecurangan, penindakan tidak bisa dilakukan karena kewenangannya berada di Pemprov Jabar dan Kemendikbudristek.
Padahal kecurangan PPDB seperti manipulasi KK sudah berlangsung bertahun-tahun.
Asep mengungkapkan kondisi ini disebabkan karena waktu pendaftaran yang pendek dan panitia sekolah tidak diperbolehkan melakukan verifikasi lapangan.
"Aturannya memang begitu, panitia tidak bisa melakukan verifikasi lapangan, dan terbentur waktu yang singkat," lanjutnya.
Untuk itu, Asep mengatakan, pihaknya akan mengusulkan kepada Pemprov Jabar dan Kemendikbudristek untuk memperbaiki aturan. Dengan demikian, panitia sekolah bisa melakukan verifikasi lapangan untuk mengantisipasi orang tua nakal yang mengakali jalur zonasi PPDB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




