Dinkes Bogor Minta Warga Waspadai DBD yang Menjangkiti Beberapa Wilayah
Jumat, 23 Februari 2024 | 04:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengimbau warga untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang mulai menjangkiti di beberapa wilayah.
"Penyakit demam berdarah telah mulai menimbulkan ancaman bagi masyarakat di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, sangat penting bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor, Adang Mulyana, di Cibinong, Kamis (22/2/2024).
Ia mengajak warga untuk mengadopsi pola 3M plus guna mencegah penyakit demam berdarah, yaitu dengan menguras bak mandi, menutup tempat-tempat penampungan air, mengubur, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang tidak terpakai.
Menurutnya, jumlah kasus demam berdarah di Kabupaten Bogor cukup mengkhawatirkan. Selama tahun 2023, penyakit tersebut bahkan menyebabkan empat orang meninggal dunia. Pada periode tersebut, kasus demam berdarah di Kabupaten Bogor mencapai 1.555.
Meskipun demikian, kata dia, jumlah kasus demam berdarah di Kabupaten Bogor menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan 2021 yang mencapai 2.220 kasus dan 2022 sebanyak 1.954 kasus.
"Jumlah kematian dalam dua tahun terakhir lebih tinggi. Seperti pada 2021, tercatat 22 orang meninggal dan pada tahun 2022, 14 orang meninggal dunia," katanya.
Adang juga menjelaskan potensi peningkatan kasus DBD sering terjadi pada musim penghujan, dan wilayah Kabupaten Bogor memiliki potensi tersebut.
"Jika kita melihat trennya, tingkat kasus cenderung tinggi pada bulan Oktober, November, Desember, dan Maret, dan kemudian menurun pada April. Kami berharap agar jumlah kasus terus menurun," tambah Adang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




