ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Rahasia Kenikmatan Kolak Mangga Besar yang Viral Selama Ramadan

Sabtu, 30 Maret 2024 | 18:37 WIB
AF
BW
Penulis: Anisa Fauziah | Editor: BW
Resep kolak biji salak yang kenyal dan lembut untuk menu buka puasa Ramadan.
Resep kolak biji salak yang kenyal dan lembut untuk menu buka puasa Ramadan. (Freepik)

Jakarta, Beritasatu.com - Kolak Mangga Besar tetap viral hingga minggu ketiga Ramadan. Saat ini, kolak ini masih banyak diburu warga. Apa rahasia kenikmatan kolak Mangga Besar yang viral selama Ramadan ini?

Usul punya usul, ternyata kunci dari kenikmatan kolak tersebut berasal dari bahan-bahan pilihan yang digunakan penjual serta proses pembuatan secara trandisional.

“Untuk proses pembuatannya sendiri tradisional. Bahannya kualitas bagus, mengambil dari petani langsung, gula merahnya pakai gula aren, kita kualitas lumayan super,” kata salah satu pemilik kolak Mangga Besar, Pandjang, kepada Beritasatu.com di lapak kolak viral di depan gedung lama The Harvest, Mangga Besar, Jakarta Barat, Sabtu, (30/3/2024).

ADVERTISEMENT

Masyarakat rela antre berjam-jam demi menikmati cita rasa kolak lagendaris yang konon sudah dijual sejak puluhan tahun silam. Kolak ini jualan sejak pada 1990-an.  

Animo masyarakat untuk mendapatkan kolak Mangga Besar begitu tinggi. Pasalnya, mereka tak ingin melawati momentum kolak yang hanya dijual selama satu bulan saja, yaitu periode Ramadan.

Penjual menyediakan 8 isian kolak yang bervariasi mulai dari singkong, ubi, pisang, biji salak, pacar cina, mutiara, labu, hingga kolangkaling.

Satu porsi kolak viral tersebut dibanderol dengan harga Rp 18.000 saja. “Semuanya per porsi Rp 18.000. Satu item dicampur semua item tetap Rp 18.000,” ujarnya.

Hampir 30 tahun lamanya, penjual kolak ini mampu bersaing dan tetap eksis dengan cita rasa oriental. Menurut Pandjang kolak tersebut mulai mencuat sejak 2023. Ia bersama keluarga sempat merasakan jatuh bangun mempertahankan penjualan kolak, terutama saat pandemi. Namun, semua terbayar hingga tahun keduanya viral, yaitu pada 2024.

“Untuk tahun ke tahun sebenarnya tidak terlalu viral gini. Ada proses kita jatuh bangunnya. Di era pandemi kita sampai tidak bisa jualan, terus habis pandemi pada 2022 kita sempat jualan tetapi tidak terlalu pas. Viral banget itu 2023 puncaknya, kita mulai viral lagi dan sampai sekarang,” imbuhnya.

Pandjang sangat mengapresiasi antusias masyarakat terhadap kolak jualannya, terutama kepada stasiun televisi, hingga youtube, dan media massa. “Ikut mengeksistensikan kolak kita ini,” kata Pandjang.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon