2.000 Pemudik Berangkat dari Terminal Kalideres Hari Ini
Rabu, 3 April 2024 | 22:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Peningkatan jumlah penumpang dari Terminal Kalideres mulai meningkat pada sepekan menjelang Lebaran. Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain memproyeksi sebanyak 2.000 orang bertolak dari Terminal Kalideres sepanjang Rabu (3/4/2024).
"Pada H-7 angkutan Lebaran 2024. diperkirakan sampai dengan nanti pukul 24.00 WIB, jumlah penumpang bisa mencapai 2.000 orang. Pada hari biasa, penumpang hanya mencapai 400 sampai 500 orang," kata Revi saat ditemui di Terminal Kalideres, Rabu (3/4/2024).
Revi memproyeksi, jumlah penumpang akan terus meningkat hingga menjelang hari raya Idulfitri. Puncak arus mudik pun diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini, yakni pada 6-7 April 2024.
"Berdasarkan prediksi dan survei dari Kementerian Perhubungan akan ada peningkatan yang signifikan terhadap penumpang mudik, baik tujuan Jawa maupun Sumatera. Maka diperkirakan nanti puncak mudik akan terjadi pada h-4 atau h-3 dengan jumlah penumpang diperkirakan akan mencapai 7.000 sampai 7.500 orang pada saat puncak mudiknya," jelas Revi.
Bagi masyarakat yang hendak mudik dengan menumpang bus dari Terminal Kalideres, Revi mengatakan kursi kosong masih tersedia untuk tanggal tertentu. Ia menyebut destinasi favorit, yaitu Jawa Tengah, Padang, dan Palembang.
"Saya mendapat informasi dari penjual tiket bahwa untuk tanggal 5,6,7,8 April 2024 untuk tujuan-tujuan favorit itu tiketnya sudah habis terjual. Namun, jangan khawatir perusahaan PO bus akan menyiapkan bus bantuan. Maka disarankan kepada masyarakat yang belum mendapatkan tiket secara online, dapat datang langsung ke terminal. Nanti akan disiapkan dari perusahaan PI bus untuk mengeluarkan bus bantuannya yang ada di terminal," pungkas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




