ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mayat di Dalam Toren Air Ternyata Bandar Sabu-sabu

Rabu, 29 Mei 2024 | 22:49 WIB
MH
IC
Penulis: Mulya Hadi | Editor: CAH
Tersangka AA yang merupakan kurir dari DK telah diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Pondok Aren.
Tersangka AA yang merupakan kurir dari DK telah diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Pondok Aren. (Beritasatu.com/Mulya Hadi)

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Kepolisian Sektor Pondok Aren, Rabu (29/5/2024) sore, menggelar konferensi pers terkait penemuan mayat di dalam toren air. Polisi mengungkapkan bahwa mayat di dalam toren air itu merupakan bandar sabu-sabu yang bersembunyi dari pengejaran petugas Reskrim Polsek Pondok Aren.

Berawal dari tertangkapnya kurir narkoba berinisial AA dengan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,16 gram. Dari hasil pengembangan AA, petugas berusaha mengejar DK di rumah kosong yang dijadikannya tempat untuk melakukan atau memakai barang haram tersebut.

Sesampainya di lokasi polisi tidak menemukan apa pun. Polisi menduga pada saat perjalanan menuju lokasi, DK sudah melihat petugas sebelum menuju ke lokasi. DK yang panik kemudian mencari tempat persembunyian.

ADVERTISEMENT

Nahas ketika masuk toren dirinya terkunci hingga tidak bisa keluar dan tewas ditempat.

Sebelumnya AA dan DK alias Devoy, biasa memakai dan meracik barang haram tersebut untuk di edarkan di rumah kosong.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Shodiq, mengatakan, efek dari narkoba yang DK pakai membuat dirinya berhalusinasi hingga nekad bersembunyi di dalam toren karena rasa takut yang berlebihan.

"Kemungkinan seperti itu. Waktu mau melakukan penangkapan, kita empat melewati rumah DK karena kita sebelumnya belum tahu rumahnya. Kami hanya tahu rumah kosong itu. Kemungkinan yang bersangkutan ini masih ada reaksi memakai atau menggunakan sabu-sabu sehingga muncul halusinasi dan ketakutan berlebihan," tutur Bambang.

Sementara, tersangka AA yang merupakan kurir dari DK telah diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Pondok Aren, berikut sejumlah barang bukti.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon