Masuk Zona Merah, PTM di 4 Kecamatan di Kabupaten Bogor Dihentikan
Kamis, 3 Februari 2022 | 18:11 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di 4 kecamatan yang masuk wilayah zona merah.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, kebijakan itu berlaku sejak Rabu (2/2/2022) hingga sepekan ke depan (8/2/2022). Para siswa yang berada di zona merah terpaksa kembali belajar di rumah.
Penghentian PTM ini, jelasnya, berlaku untuk semua jenjang. Mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP. Adapun kecamatan yang masuk zona merah yakni Cibinong, Citeureup, Gunungputri, Bojonggede, dan Gunungsindur.
Ia menegaskan, semua pendidikan di wilayah tersebut kembali diberlakukan dengan sistem daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selain itu, satuan pendidikan jenjang SMP di Kecamatan Ciomas dan Kemang juga dihentikan sementara.
Baca Juga: Bojonggede Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Kabupaten Bogor
"Saya putuskan PTM Terbatas ditunda dulu untuk wilayah Cibinong, Bojonggede, dan daerah-daerah lainnya yang tingkat keterpaparannya tinggi atau berada di zona merah. Selama melaksanakan PJJ, agar kepala sekolah melaksanakan sterilisasi di lingkungan sekolahnya," kata Ade Yasin, dalam keterangannya, Kamis (3/2/2022).
Selama melaksanakan kegiatan belajar online, lanjut Ade, pihak kepala sekolah diminta untuk melakukan sterilisasi di lingkungan sekolahnya masing-masing.
"Sekolah di luar zona merah, tetap bisa melaksanakan PTM terbatas, tetapi harus terus dipantau dan dievaluasi seiring perkembangan situasi kasus Covid-19," kata dia.
Baca Juga: Sekolah di Daerah PPKM Level 2 Diperbolehkan PTM 50%
Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor akan terus memantau setiap perkembangan kasus Covid-19 di seluruh daerah. "Kita lihat dulu perkembangannya, kalau tinggi terus berarti PTM terpaksa harus kita evaluasi," kata Ade.
Hingga data diperbarui, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat bahwa pada Rabu terjadi penambahan kasus baru sebanyak 561 orang. Penambahan tersebut menyebabkan total kasus Covid-19 secara keseluruhan menembus angka 51.106 kasus di Kabupaten Bogor.
Dibandingkan pekan sebelumnya, kini total kasus aktif juga sudah menyentuh angka 2.952 orang. Sedangkan untuk pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 47.562 orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




