Seusai Bunuh Istri, Suami di Bogor Bunuh Diri
Jumat, 4 Maret 2022 | 16:13 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Seorang suami HR (53) di Kabupaten Bogor tega membunuh istri K (50) dengan cara memukul dengan tabung gas. Setelah membunuh, sang suami pun ditemukan tewas mengambang di dalam sumur.
Peristiwa pilu itu di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Berawal ketika K seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas di rumahnya Jumat (18/2/2022). Saat ditemukan, K dalam kondisi bersimbah darah dengan bekas luka di kepala. Mayat K pertama kali ditemukan sang anak yang baru pulang kuliah di Jakarta.
Baca Juga: Dipicu Persoalan Ekonomi, Suami Bunuh Istri di Bekasi
Sekitar pukul 18.00 WIB, sang anak yang pulang menemukan kondisi rumah gelap dan terkunci. Ia pun mendobrak pintu dan menemukan sang ibu tergeletak dengan luka di kepala.
Saat itu, polisi mengidentifikasi bila K korban pembunuhan dengan luka hantaman benda di bagian kepala. Sehingga mengalami pendarahan hebat hingga menyebabkan meninggal. Sementara itu sang suami, HR tak ada di rumah.
"Saat itu, kecurigaan petugas kepada suami lantaran sebelum peristiwa penemuan jasad masih berada di rumah," papar Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan, Jumat (4/3/2022).
Baca Juga: Suami Bunuh Istri Gara-gara SMS Ditangkap
Dua hari setelah penemuan mayat K, warga kembali dikejutkan dengan penemuan mayat HR di sumur dalam rumah.
Pria 53 itu ditemukan pada Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Proses evaluasi HR membutuhkan waktu sekitar 2 jam karena kondisi sumur sedalam sekitar 10 meter berdiameter kecil.
Kata Siswo, penemuan mayat HR berawal saat polisi melakukan olah TKP dan saat mengecek sumur ada sosok manusia yang mengambang. Dari pemeriksaan para saksi dan barang bukti, misteri kematian K dan HR mulai terungkap. Hasil autopsi menunjukkan jika K tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala. Sementara suaminya, meninggal karena tenggelam di dalam sumur.
Kasat Reskrim Siswo menyimpulkan jika sang istri tewas dibunuh oleh suaminya sendiri.
"Dari hasil olah TKP, saksi-saksi di TKP dan hasil autopsi dapat kami simpulkan sementara bahwa pelaku tindak pidana pembunuhan tersebut dilakukan oleh suami yang bersangkutan," katanya.
Baca Juga: Kota Bogor Inisiasi Gerakan Pengurangan Sampah Berbasis Gereja
Sang suami membunuh istrinya secara sadis yakni dengan menghantam kepala korban dengan tabung gas elpiji 3 kg.Setelah melakukan pembunuhan itu, sang suami juga mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke lubang sumur.
"Sementara dugaan kami seperti itu (suami bunuh diri) karena memang kondisi TKP (rumah) terkunci dari dalam didukung keterangan saksi-saksi," katanya.
Siswo mengatakan dari keterangan saksi tetangga, pasangan suami istri kerap bertengkar. Sementara dari keterangan pihak keluarga, sepekan sebelum penemuan mayat, pihak istri sempat menyatakan ingin meminta cerai pada suaminya. Karena terduga pelaku pembunuhan ini juga meninggal dunia, kata dia, maka penanganan perkara ini akan dihentikan.
"Sementara berdasarkan fakta-fakta yang ada di TKP dan alat bukti yang ada, patut diduga pelakunya suami dari korban sendiri. Namun karena pelaku juga meninggal dunia tentunya perkara tersebut akan kami dihentikan," tutup Siswo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




