Pemkab Bogor Ingin Imigran di Kawasan Puncak Dipindahkan
Minggu, 20 Maret 2022 | 13:50 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Pengendalian imigran di kawasan Puncak, Cisarua masih sulit dibendung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengusulkan agar para imigran asal Timur Tengah yang berada di kawasan Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor, dapat dipindahkan. Keberadaan mereka dinilai lebih banyak menimbulkan dampak negatif, dibandingkan positifnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin kepada Beritasatu.com, menuturkan, pemindahan para imigran itu sudah usulkan melalui berbagai lembaga, instansi, kementerian sejak dua tahun lalu.
"Hingga saat ini belum ada tanggapan. Ininya, kami ingin puncak tidak lagi dijadikan tempat transit imigran," kata Burhanudin, Minggu (20/3/2022).
Dampak negatif yang dirasakan, kata Burhanudin, di antaranya terjadi karena perbedaan perilaku antara imigran dengan pribumi. Ia pun menerima laporan, beberapa imigran kerap berbuat onar.
Baca Juga: Bupati Bogor Kewalahan Hadapi 1.690 Imigran di Puncak
Belum lagi adanya informasi nikah siri antara pribumi dengan para imigran. Secara konstitusi, hal tersebut tidak dapat dilindungi hukum. Termasuk status anak yang dilahirkan dari pernikahan siri ini.
"Pemkab Kabupaten Bogor ingin mengembalikan kawasan Puncak itu sebagai destinasi wisata. Bukan transit imigran," tegas Burhan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




