Meski Stok Bahan Pokok di Depok Aman, tetapi Harga Naik
Sabtu, 2 April 2022 | 20:46 WIB
Depok, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melaporkan ada kenaikkan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional. Meski demikian ketersediaan atau stok bahan melimpah.
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menjamin selama Ramadan hingga Idulfitri stok bahan pokok aman, sehingga masyarakat tak perlu membeli dalam jumlah banyak. "Hasil monitoring sejumlah pasar-pasar tradisional memang ditemukan beberapa jenis komoditas mengalami kenaikan harga karena menjelang Ramadan tiap tahun ke tahun selalu terjadi kenaikan harga," kata Imam, Sabtu (2/4/2022).
Baca Juga: Turun ke Pasar Tradisional, Jokowi Cek Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan
Berdasarkan pantauan langsung di Pasar Sukatani, lanjut Imam Budi, harga komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya minyak goreng kemasan Rp 26.000 hingga Rp 27.000 per liter, daging sapi semula Rp 120.000 menjadi Rp 150.000 per kg. Kemudian, ayam broiler semua Rp 30.000 menjadi Rp 50.000 per kg.
Dikatakannya, Pemkot Depok akan terus memantau perkembangan harga bahan kebutuhan pokok setiap harinya di seluruh pasar selama bulan puasa. Wakil Wali Kota Depok itu juga mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam membeli kebutuhan bahan pokok karena stoknya aman. "Kami memastikan ketersediaan stok barang ada, mudah-mudahan kenaikan harga tidak terjadi begitu lama. Harga stabil inflasi terjaga," ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Depok Pastikan Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Ramadan Stabil
Sementara Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Depok Adnan Mahyudin menambahkan kenaikan harga hampir serentak di lima pasar tradisional yang dikelola oleh Pemkot Depok yaitu Pasar Agung, Pasar Musi, Pasar Tugu, Pasar Kemiri Muka, dan Pasar Cisalak.
"Kami berharap selama bulan Ramadan ini masyarakat melakukan konsumsi secara wajar, berjualan secara jujur dan bijak, berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, menerapkan pola hidup sederhana. Kami juga mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi makanan, baik dari bahan maupun cara pengolahannya," kata Adnan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




