ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ika Trisakti: Perjuangan Reformasi Harus Terus Dilanjutkan

Kamis, 12 Mei 2022 | 18:25 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Mahasiswa Universitas Trisakti melakukan tabur bunga saat aksi malam gelora di Tugu 12 Mei Reformasi, Kampus Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu 11 Mei 2022. Aksi tersebut untuk memperingati 24 Tahun tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang menelan korban empat orang mahasiswa Trisakti saat memperjuangkan reformasi.
Mahasiswa Universitas Trisakti melakukan tabur bunga saat aksi malam gelora di Tugu 12 Mei Reformasi, Kampus Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu 11 Mei 2022. Aksi tersebut untuk memperingati 24 Tahun tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang menelan korban empat orang mahasiswa Trisakti saat memperjuangkan reformasi. (Antara Foto/Reno Esnir)

Jakarta, Beritasatu.com - Ika Trisakti menegaskan bahwa perjuangan reformasi harus terus dilanjutkan oleh generasi selanjutnya. Seperti diketahui hari ini, Kamis (12/5/2022) dilaksanakan upacara peringatan 24 tahun Tragedi Trisakti, 12 Mei 1998 di kampus Universitas Trisakti. Upacara peringatan tersebut dipimpin oleh Rektor Universitas Trisakti Prof Dr Kadarsyah.

Tragedi Trisakti 12 Mei 1998 adalah sebuah titik yang mengawali runtuhnya orde baru dan bangkitnya reformasi. Perjalanan 24 tahun reformasi tidaklah mudah. Demokratisasi, reformasi total, dan kebebasan berpendapat tidak mungkin terjadi tanpa perjuangan para mahasiswa yang saat itu telah mendobrak masyarakat dengan adanya tuntutan reformasi.

Baca Juga: Tabur Bunga Memperingati Tragedi Trisakti

"Peringatan Tragedi Trisakti 12 Mei 1998 ini ini merupakan momen yang tepat untuk kita semua dalam menggugah kembali semangat reformasi dalam menyongsong kesiapan dalam mengantisipasi tantangan bangsa Indonesia ke depan khususnya dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan," jelas Ketua Umum Ikatan Alumni Trisakti Silmy Karim.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya Rektor Universitas Trisakti Prof Dr Kadarsyah mengajak civitas academica guna terus melanjutkan semangat dan cita-cita mulia Pahlawan Pejuang Reformasi dalam mewujudkan keadilan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Terima kasih kepada pemerintah dan para pihak yang telah memberikan perhatian untuk para keluarga pejuang reformasi. Pemerintah juga telah memberikan tanda jasa yaitu bintang Jasa Pratama kepada empat mahasiswa Trisakti yang gugur pada saat Tragedi Trisakti 12 Mei 1998 yaitu Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Perjuangan
keempat mahasiswa yang gugur ini harus terus dilanjutkan dengan merawat keragaman dan persatuan bangsa," tambah Silmy.

Baca Juga: Tragedi Trisakti, Aktivis 98: Jangan Kembali ke Masa Lalu

Upacara Peringatan 24 tahun Tragedi Trisakti dimulai pukul 08.15 dengan dihadiri oleh para pimpinan Universitas, Fakultas serta perwakilan alumni dan Yayasan Trisakti, dan terlihat beberapa mahasiswa yang hadir di lokasi, sedangkan undangan lain hadir melalui daring mengingat Jakarta masih diberlakukan PPKM.

Acara peringatan 24 tahun Tragedi Trisakti ini diakhiri dengan pembacaaan doa kepada keempat pejuang reformasi serta napak tilas dan tabur bunga di titik tertembaknya para korban pejuang reformasi tersebut dan peletakkan karangan bunga di tugu Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, setelah itu rombongan melanjutkan kegiatan dengan ziarah ke makam pejuang reformasi di TPU Tanah Kusir dan TPU Al-Kamal Kebon Jeruk.

Baca Juga: Peringatan 21 Tahun Tragedi Trisakti



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Alumni FALTL Trisakti Satukan Ekonomi UMKM dan Jakarta Berkelanjutan

Alumni FALTL Trisakti Satukan Ekonomi UMKM dan Jakarta Berkelanjutan

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon