Omzet Pedagang Masker Menurun hingga 80%
Kamis, 19 Mei 2022 | 19:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Omzet pedagang masker di Jakarta menurun hingga 80% setelah Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka.
Pedagang di Jalan Pondol Gede Raya, Jakarta Timur misalnya, mengaku dalam dua hari terakhir omzet mereka menurun 70 persen hingga 80 persen, Kamis (19/5/2022).
Baca Juga: Aturan Lepas Masker, Pemkot Bogor Tunggu Instruksi
Menurut Kholik salah satu pedagang masker, dia telah mensiasatinya dengan menurunkan harga. Satu dusnya yang biasanya dijual Rp 25.000, dia turunkan menjadi Rp 20.000. Kemudian, jenis lain, dari Rp 20.000 menjadi Rp 15.000.
"Penjualan masker otomatis semakin menurun, omzet bisa menurun sampai 70 persen dari biasanya. Kita sudah turunin harga tetapi jualan tetap sepi," keluh Kholik.
Baca Juga: Penumpang Kereta Api Wajib Masker dan Tak Perlu Antigen
Tak berbeda dengan Fajri, pedagang masker lainnya di lokasi tak berjauhan. Dia berencana mengganti dagangan maskernya dengan barang dagangan lainnya, karena omzet penjualannya menurun drastis.
"Semenjak pemerintah melonggarkan penggunaan masker, penjualan masker menurun hingga 80 persen, untuk menyiasatinya saya mengganti dengan barang-barang dagangan yang lain seperti kaos kaki, sarung tangan atau dompet," papar Fajri pedagang masker.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




