ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hari Santri Nasional, Sandiaga Harap Santri Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18:12 WIB
AF
IC
Penulis: Achmad Fauzi | Editor: CAH
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat nobar Film Dua Ulama di D'Mall Margonda, Depok.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat nobar Film Dua Ulama di D'Mall Margonda, Depok. (Beritasatu.com/ Achmad Fauzi)

Depok, Beritasatu.com – Memperingati Hari Santri Nasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menghadiri nonton bareng (nobar) film Jejak Langkah Dua Ulama yang digelar oleh Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor Se-jabodetabek di pusat perbelanjaan D'Mall, Margonda, Depok.

Film Jejak Langkah Dua Ulama karya anak santri ini, dirilis tepat pada Hari Santri Nasional yang jatuh pada Sabtu, 22 Oktober 2022.

Sandiaga Uno mengatakan, banyak kemajuan yang sudah dicapai oleh santri yang ada di Indonesia saat ini. Salah satunya mereka sudah bisa merambah ke dunia digital dan layar lebar.

"Saya melihat para santri ini memiliki talenta luar biasa baik digital dan talenta ekonomi kreatif yang bisa membuka peluang usaha," katanya usai nobar di D'Mall pada, Sabtu (22/10/22).

ADVERTISEMENT

Sandi pun meminta agar para santri bisa menjadi pionir untuk menciptakan lapangan pekerjaan dengan talenta yang mereka miliki.

"Harapannya, santri tidak mencari lapangan kerja tetapi justru menciptakan lapangan kerja ya," pintanya.

Sandi mengungkapkan, dirinya sangat mendukung kemajuan santri di Tanah Air melalui program Santri Digitalpreneur yang sudah setahun dijalankan roadshow di Indonesia.

"Seluruh karya santri nanti akan ditampilkan di hadapan Wakil Presiden Ma’ruf Amin," ucapnya.

Lanjut Sandi menyampaikan, film Jejak Langkah  Dua Ulama hasil karya santri Tebuireng itu dimaknai sebagai kebangkitan dua ulama besar Indonesia. Sandi juga berharap melalui film ini dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah.

"Saya melihat ini adalah kebangkitan kita menghadapi situasi ekonomi yang cukup berat tapi kita bisa lihat bahwa inspirasi yang disampaikan dua ulama tadi sangat membawa motivasi untuk bangkit membuka peluang usaha dan lapangan kerja sehingga ekonomi kita semakin baik kedepan," pungkasnya

Film besutan LSBO PP Muhammadiyah bersama Pondok Pesantren Tebuireng itu diangkat dari kisah nyata dua ulama besar dari Muhammadiyah dan NU pada zaman penjajahan. Film tersebut menceritakan dua orang lelaki yang sedang mengemban ilmu agar bisa diajarkan pada orang-orang di zamannya. Mereka adalah Ahmad Dahlan dan Hasyim Asy'ari.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ustaz Ahmad Al Misri Bantah Tudingan Lecehkan Santri Sesama Jenis

Ustaz Ahmad Al Misri Bantah Tudingan Lecehkan Santri Sesama Jenis

NASIONAL
Ramadan, Santri di Subang Bertani dan Beternak demi Ketahanan Pangan

Ramadan, Santri di Subang Bertani dan Beternak demi Ketahanan Pangan

JAWA TIMUR
Santri Pondok Pesantren di Kendal Jago Rakit Pesawat Aeromodelling

Santri Pondok Pesantren di Kendal Jago Rakit Pesawat Aeromodelling

JAWA TENGAH
Lebak Siapkan Rp 1 Miliar untuk Program Santri Rakyat

Lebak Siapkan Rp 1 Miliar untuk Program Santri Rakyat

BANTEN
Dina Lorenza Nilai Pesantren Kunci Cetak Pemimpin Agamis

Dina Lorenza Nilai Pesantren Kunci Cetak Pemimpin Agamis

LIFESTYLE
Prabowo: Santri dan Ulama Berperan Penting dalam Kemerdekaan Indonesia

Prabowo: Santri dan Ulama Berperan Penting dalam Kemerdekaan Indonesia

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon