Menkominfo Tekankan Peran Perhumas dalam Diplomasi Indonesia
Kamis, 15 Desember 2022 | 18:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) kembali menggelar Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2022 pada 14-15 Desember di Djakarta Theater, Jakarta Pusat.
Dalam acara pertemuan akbar para praktisi humas di Indonesia ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyampaikan pentingnya peran Perhumas melalui tema "Inspirasi Indonesia untuk Maju Bersama" untuk mengajak masyarakat Indonesia dan internasional #BerbicaraBaik di Era yang memiliki banyak tantangan.
Salah satu tantangan yang lebih besar dari masalah kesehatan pandemi Covid-19 yaitu masalah geo strategis perang Ukraina-Rusia yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan.
Perhumas berperan penting dalam melakukan transmisi informasi melalui pola komunikasi soft power. Secara khusus, peran insan Perhumas menjadi faktor kuat untuk menciptakan strategi dalam dunia diplomasi Indonesia untuk seperti membangun strategi komunikasi yang kuat, komunikasi yang relevan dengan perkembangan zaman, komunikasi yang dinamis, dan komunikasi yang adaptif.
Selain itu, Johnny G. Plate juga mengingatkan Perhumas untuk mulai merangkul Generasi Z yang telah memiliki pola transmisi dan komunikasi yang berubah.
"Saat ini mereka (Gen Z) adalah digital native, sehingga pemanfaatan sarana prasarana digital infrastruktur digital, ruang-ruang digital itu perlu juga digunakan Milenial dan Generasi Z untuk memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk itu pemanfaatan teknologi digital peran Perhumas pasti akan lebih efektif dan lebih luas lagi," tutur Johnny G. Plate kepada awak media dalam acara KHI 2022 di Djakarta Theater pada Kamis (15/12/2022).
Johnny menambahkan, saat ini strategi dan tren komunikasi dalam melakukan diplomasi publik banyak dipengaruhi oleh instrumen digital, mulai dari penggunaan media sosial hingga penggunaan teknologi digital muktahir untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat internasional.
Perhumas berperan untuk menangkal narasi terhadap informasi salah atau fake news yang berkembang di ruang-ruang komunikasi nasional dan bahkan cross-border di ruang komunikasi internasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




