ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPK: Korupsi Ancaman Serius Pembangunan Ekonomi Negara

Rabu, 22 Maret 2023 | 13:35 WIB
B
R
Penulis: BeritaSatu | Editor: RZL
Ilustrasi korupsi.
Ilustrasi korupsi. (Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com - Masalah korupsi merupakan fenomena kompleks yang menjadi ancaman serius bagi pembangunan ekonomi sebuah negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Auditor Utama Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hery Subowo dalam kegiatan "Regional Workshop on Enhancing the Collaboration between Supreme Audit Institutions and Anti-Corruption Bodies" yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.

Kegiatan yang diadakan The United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) ini merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga audit dan lembaga anti korupsi.

ADVERTISEMENT

"Kerja sama lintas sektoral dan kolaborasi antarlembaga serta aliansi nasional dan regional dari otoritas terkait merupakan hal krusial yang menjadi salah satu strategi yang cukup efektif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Hery dikutip dari laman resmi BPK di Jakarta, Rabu (22/3/2023).

Hery menekankan urgensi kerja sama lembaga audit dengan aparat penegak hukum (APH) dan lembaga anti korupsi. Dalam konteks Indonesia, pola kerja sama dengan APH dilakukan terhadap antara lain Kepolisian RI (Polri) dan Kejaksaan, serta lembaga anti korupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kerja sama ini dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU)," ucapnya.

MoU tersebut mencakup tindak lanjut temuan BPK yang memiliki indikasi tindak pidana korupsi, penghitungan kerugian negara, upaya pencegahan korupsi, pertukaran informasi, dan koordinasi antar lembaga dalam penyelesaian kasus korupsi.

"Keikutsertaan BPK sebagai pembicara dalam kegiatan ini merupakan bentuk peran aktif BPK dalam memberikan kontribusi pada upaya pemberantasan korupsi sekaligus pengakuan atas kompetensi dan eksistensi BPK dalam kancah hubungan internasional," ujar Hery.

Lokakarya ini diselenggarakan sejak 14-16 Maret 2023 di Grande Centre Point Hotel Ploenchit, Bangkok, dengan mengundang perwakilan lembaga audit (Supreme Audit Institution - SAI) dan lembaga anti-korupsi (Anti-Corruption Bodies - ACB) dari 24 negara Asia.

Adapun ke-24 negara tersebut mulai dari Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, China, India, Indonesia, Iran, Jepang, Korea, Kyrgyzstan, Laos, Malaysia, Maldives, Mongolia, Nepal, Pakistan, Filipina, Singaputs, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Anggota BPK Haerul Saleh Sedang di Ruang Kerja Saat Kebakaran Rumahnya

Anggota BPK Haerul Saleh Sedang di Ruang Kerja Saat Kebakaran Rumahnya

JAKARTA
Polisi Selidiki Tewasnya Anggota BPK Haerul Saleh dalam Kebakaran Rumah

Polisi Selidiki Tewasnya Anggota BPK Haerul Saleh dalam Kebakaran Rumah

NASIONAL
Haerul Saleh Meninggal Kebakaran, Penjaga Rumah Panik Minta Tolong

Haerul Saleh Meninggal Kebakaran, Penjaga Rumah Panik Minta Tolong

JAKARTA
Selain BPK, Penghitungan Kerugian Negara oleh Pihak Lain Tak Sah

Selain BPK, Penghitungan Kerugian Negara oleh Pihak Lain Tak Sah

NASIONAL
KPK Kaji Putusan MK Soal Audit Kerugian Negara oleh BPK

KPK Kaji Putusan MK Soal Audit Kerugian Negara oleh BPK

NASIONAL
Anggota DPD Desak BPK Audit Anggaran MRP Papua

Anggota DPD Desak BPK Audit Anggaran MRP Papua

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon