ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menko PMK: Perbedaan Lebaran itu Biasa, Pemerintah Akomodasi Semua

Jumat, 21 April 2023 | 11:01 WIB
HS
WP
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: WBP
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melaksanakan ibadah Salat Id bersama jemaah Muhammadiyah di halaman parkir gedung Pusat Dakwah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta, pada Jumat 21 April 2023.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melaksanakan ibadah Salat Id bersama jemaah Muhammadiyah di halaman parkir gedung Pusat Dakwah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta, pada Jumat 21 April 2023. (B Universe Photo/Hendro)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melaksanakan ibadah salat Id bersama jemaah Muhammadiyah di halaman parkir Gedung Pusat Dakwah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Jakarta, Jumat (21/4/2023).

Muhadjir menyampaikan perbedaan pelaksanaan ibadah salat Id Muhammadiyah dengan pemerintah merupakan persoalan yang biasa. Pemerintah tetap mengakomodir semua dan tidak ada didiskriminasi. Namun pemerintah harus memberikan keputusan untuk menentukan waktu jatuhnya 1 Syawal sesuai perhitungan yang dilakukan.

"Buktinya saya hari ini sebagai Menko PMK juga melaksanakan salat Id pada gelombang pertama. Kalau yang melaksanakan pada gelombang kedua besok juga tentu saja kita memberikan selamat. Saling memberikan semangat, tidak ada masalah," ucap Muhadjir.

ADVERTISEMENT

Soal jemaah Muhammadiyah yang tidak diberikan izin lokasi salat Id, Muhadjir mengatakan karena kurangnya informasi dan kesalahpahaman. Muhadjir mengajak masyarakat agar menahan diri dan tidak tergesa-gesa memberikan reaksi tentang persoalan yang belum diketahui duduk perkaranya.

"Itu biasa, kalau masih ada kurang informasi, kesalahpahaman, harus kita tangani dengan dingin, kepala dingin, hati yang dingin, tidak udah grusa-grusu. Tidak kemudian langsung bereaksi. Apalagi kita sedang menjalankan ibadah puasa," jelas Muhadjir.

Muhadjir mengajak semua umat Islam untuk tidak terlalu berlebihan menyambut hari raya Idulditri. Semua umat Islam tidak perlu merasa paling menang dan paling benar, apalagi terlalu vulgar. Menurutnya hal ini berlaku bagi semua umat Islam, tidak hanya Muhammadiyah.

"Harus kita laksanakan dengan penuh rendah hati, menggembirakan, itu saja. Jadi saya kira tidak hanya Muhammadiyah, semua tidak usah menikmati kemenangan seolah-olah paling benar. Tetapi yang penting kita telah melaksanakan ibadah dengan baik, dengan khusuk," kata Muhadjir.

Meski sempat dibarengi hujan gerimis, salat Id tetap dilaksanakan secara khusyuk dan khidmat. "Semuanya berjalan lancar walaupun hujan gerimis, tetapi saya lihat jemaah tetap bertahan mendengarkan khotbah sampai selesai. Khotbahnya sangat bagus, semangat, tetapi juga memberikan kesejukan," ujar Muhadjir.

Menutup sesi, Muhadjir menyampaikan ucapan selamat menyambut Idulfitri bagi semua umat Islam dan berharap masyarakat dapat menikmati dan bergembira menyambut hari baik ini bersama keluarga dan sanak saudara.

"Saya mengucapkan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H. Apabila ada kesalahan, ada kekhilafan, mohon dimaafkan, taqabbalallahu minna wa minkum, mudah-mudahan Allah menerima ibadah ramadhan kita dan mengabulkan semua permintaan kita," kata Muhadjir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Anggaran Rp 911 Miliar, Diskon Lebaran 2026 Tekan Inflasi

Anggaran Rp 911 Miliar, Diskon Lebaran 2026 Tekan Inflasi

MULTIMEDIA
PGN Pastikan 62,984 Pelanggan Rumah Tangga dan Usaha Kecil Tetap Andal Tanpa Kendala Usai Lebaran

PGN Pastikan 62,984 Pelanggan Rumah Tangga dan Usaha Kecil Tetap Andal Tanpa Kendala Usai Lebaran

EKONOMI
Lebaran Usai, Cek Kesehatan dan Reset Keuangan

Lebaran Usai, Cek Kesehatan dan Reset Keuangan

LIFESTYLE
Kirab Ketupat Cokelat Semarakkan Tradisi Kupatan di Blitar

Kirab Ketupat Cokelat Semarakkan Tradisi Kupatan di Blitar

JAWA TIMUR
Peredaran Uang Tunai pada Lebaran 2026 Tembus Rp 1.370 Triliun

Peredaran Uang Tunai pada Lebaran 2026 Tembus Rp 1.370 Triliun

EKONOMI
8 Bentuk Gratifikasi yang Wajib Diwaspadai PNS Saat Lebaran

8 Bentuk Gratifikasi yang Wajib Diwaspadai PNS Saat Lebaran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon