ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hadapi Lonjakan Covid-19 Arcturus, Kemenkes Minta Masyarakat Pakai Masker

Jumat, 21 April 2023 | 16:07 WIB
AV
H
Penulis: Agnes Valentina | Editor: HE
Pedagang keliling melintas di depan mural yang bergambar ajakan tetap menggunakan masker di kawasan Cireunde, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 15 Februari 2022. Tingginya angka penyebaran dan penularan Covid-19 di Tangsel membuat sejumlah warga mengajak warga yang lain tetap patuh terus menggunakan masker di tengah mulai memudarnya ketaatan penggunaan masker demi meminimalisir penyebaran Covid-19.
Pedagang keliling melintas di depan mural yang bergambar ajakan tetap menggunakan masker di kawasan Cireunde, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 15 Februari 2022. Tingginya angka penyebaran dan penularan Covid-19 di Tangsel membuat sejumlah warga mengajak warga yang lain tetap patuh terus menggunakan masker di tengah mulai memudarnya ketaatan penggunaan masker demi meminimalisir penyebaran Covid-19. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat agar aktif kembali memakai masker dan menjalani hidup sehat. Langkah ini menurutnya sangat penting untuk mencegah potensi lonjakan kasus Covid-19, terutama pada golongan lanjut usia dan kelompok yang belum melakukan vaksinasi Covid-19. Apalagi kasus Covid-19 kembali naik, khususnya di Singapura dan India.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril menyampaikan, walaupun kasus baru pada Kamis (20/4/2023) mengalami penurunan ke 1.145 kasus dari sebelumnya 1.242 kasus, kematian naik menjadi 13 kasus dari sebelumnya 12. Kasus aktif pun naik menjadi 10.881 kasus dari sebelumnya 10.448 kasus. Sedangkan pasien yang dirawat dalam rata-rata tujuh hari terakhir mengalami kenaikan menjadi 1.617, dari hari sebelumnya 1.573.

"Masyarakat agar aktif kembali memakai masker, terutama untuk orang yang sedang sakit (flu), orang yang kontak erat dengan orang yang sedang sakit, dan apabila kita berada di keramaian dan kerumunan. Tidak lupa jaga kesehatan untuk mencegah kasus kembali naik," kata Mohammad Syahril dalam keterangan resminya, Jumat (21/4/2023).

ADVERTISEMENT

Syahril juga mengingatkan untuk menjaga kelompok lanjut usia sebagai kelompok yang rentan tertular dan masuk rumah sakit.

Syahril menjelaskan, kenaikan Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir dipicu oleh varian baru sub varian Arcturus atau XBB 1.16 yang sangat menular.

Sejumlah gejala dari varian ini antara lain kasus konjungtivitis (mata merah) terutama pada anak-anak, demam atau menggigil, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau pilek, mual atau muntah, dan diare.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon