Peneliti BRIN Ancam Warga Muhammadiyah, Begini Respons Haedar Nashir
Senin, 24 April 2023 | 21:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir merrespons tindakan peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin atau AP Hasanuddin yang menebar ancaman membunuh warga Muhammadiyah melalui akun media sosial.
Haedar Nashir mengimbau seluruh warga Muhammadiyah agar merespons ancama Andi Pangerang tersebut dengan tidak bersikap serupa. Diketahui, AP Hasanuddin mengancam membunuh warga Muhammadiyah lantaran perbedaan penetapan Idulfitri 1444 H. Warga Muhammadiyah merayakan Hari Raya Idulfitri pada Jumat (21/4/2023), sedangkan pemerintah menetapkan Idulfitri pada Sabtu (22/4/2023).
"Diimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah agar tidak bersikap yang sama dengan mereka yang kerdil pemikiran dan sikapnya dalam beragama dan berbangsa," ucap Header dalam keterangan pers, Senin (24/4/2023).
Untuk itu, Haedar meminta warga Muhammadiyah menunjukkan sikap yang beradab dalam merespons ancaman tersebut.
"Tunjukkan warga Muhammadiyah berkeadaban, berilmu, berbangsa, dan bahkan beragama lebih baik di dunia nyata," ujarnya.
Respons serupa juga disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad. Ia juga mengimbau warga Muhammadiyah tetap bijak, dan dewasa.
"Kami mengimbau agar warga tidak terpancing dengan berbagai cemoohan, sinisme, tudingan, hujatan, kritik yang menyerang, hingga ada oknum yang mengancam secara fisik terkait perbedaan pelaksanaan idul fitri 1444 H," tutur Dadang Kahmad.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




