Wamenkumham Tepis Isu Yayasan Anak Yasonna Laoly Terlibat Bisnis Narkoba
Selasa, 2 Mei 2023 | 18:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Edward Omar Sharif Hiariej menepis informasi soal dugaan keterlibatan yayasan anak Menkumham Yasonna H Laoly, Yamitema Laoly dalam bisnis narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas). Eddy Hiariej, sapaan akrabnya, menyebutkan info tersebut menyesatkan.
"Itulah yang saya katakan, itu informasi yang menyesatkan," kata Eddy usai acara Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59 di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Selasa (2/5/2023).
Eddy menyampaikan, Jeera Foundation yang disebut punya kaitan dengan anak Yasonna, adalah salah satu yayasan di antara banyak lainnya yang mendukung aktivitas di lapas.
Ada juga yayasan lainnya yang turut aktif, Eddy sebutkan seperti Yayasan Maharani, Yayasan Al Islah Barokah, dan lainnya.
"Yang dilakukan itu adalah kemitraan bekerja sama dan melakukan pembinaan dengan warga binaan antara lain ada seni musik, seni lukis, kerajinan, dan lain sebagainya," ujar Eddy.
Eddy menyampaikan, sejumlah yayasan yang ada membantu para warga binaan di lapas agar dapat diberdayakan. Nantinya diharapkan para warga binaan dapat memberikan kontribusi ke masyarakat ketika bebas dari lapas di waktu mendatang.
Selain itu, Eddy juga menegaskan, kabar anak Yasonna memonopoli bisnis di lapas adalah informasi menyesatkan. Dia menyampaikan, Ditjen Pemasyarakatan selaku pengelola lapas terbuka kepada semua yayasan, tidak hanya ke pihak tertentu semata. Dalam kerja sama antara lapas dengan yayasan, ada sejumlah prosedur yang mesti ditempuh.
"Jadi bukan persoalan anak Pak Menteri ada di yayasan itu bukan. Tapi saya mau mengatakan bahwa, Ditjen PAS itu terbuka, bukan hanya kepada satu yayasan, tapi banyak yayasan yang bekerja sama, dan tentunya ketika akan bekerja sama itu semua ada prosedur-prosedur yang harus dilalui," ujar Eddy.
Namun demikian, Eddy enggan berbicara banyak soal peluang pihaknya menempuh upaya hukum atas mencuatnya kabar dimaksud. "Karena itu kan sifatnya adalah delik aduan. Tentunya akan kembali kepada subjek hukum masing-masing," ujar Eddy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




