Hadapi Koalisi Besar, Surya Paloh: Rakyat Lihat Kandidat di Pilpres, Bukan Partai
Jumat, 5 Mei 2023 | 18:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan pihaknya siap menghadapi Koalisi Besar di Pilpres 2024. Surya Paloh mengaku tidak terlalu khawatir dengan rencana pembentukan Koalisi Besar yang nantinya akan melawan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang digagas Nasdem, PKS dan Demokrat.
Pasalnya, bagi Surya Paloh, pertarungan di Pilpres merupakan kompetisi para figur kandidat capres sehingga rakyat lebih memilih pada kandidat, bukan koalisi partainya.
"Hal yang patut kita renungkan dan pahami bersama, pilpres ini pemilihan secara langsung. Rakyat, dia akan menempatkan pilihan mereka melihat sosok, kandidat, bukan portofolio partai-partai ini," ujar Surya Paloh usai bertemu Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2023).
Koalisi Besar merupakan gabungan dari Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB bentukan Golkar-PAN-PPP dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR bentukan Gerindra-PKB. Saat ini, Golkar dan PKB sudah membentuk Koalisi Inti sebagai jembatan membentuk Koalisi Besar. Bahkan, Golkar-PKB juga akan melobi partai Demokrat bergabung.
"Ya koalisi besar kan itu dalam arti kata kalau dilihat dari portofolio daripada gabungan komposisi partai-partai yang ada, yang memiliki suara atau jumlah kursi yang relatif cukup mendominasi di dewan kita sekarang ini," jelas Surya Paloh.
Menurut Surya Paloh, sosok figur capres dan cawapres akan menentukan kemenangan di Pilpres 2024, bukan seberapa besar partai yang tergabung dalam koalisi tertentu. Dia menilai, jika kandidat yang diusung diterima oleh rakyat dan diusung oleh koalisi partai yang memenuhi syarat presidential threshold, maka yang bersangkutan bisa menang
"Persyaratan cukup, kandidatnya relatif diterima di hati rakyat, dia akan terpilih nanti," pungkas Surya Paloh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




