Jokowi: Pancasila untuk Memperkokoh Kemajuan Bangsa
Kamis, 1 Juni 2023 | 10:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, Pancasila harus menjadi ideologi yang dipegang teguh untuk memperkokoh kemajuan bangsa.
Jokowi menyadari di tengah krisis yang melanda dunia. Indonesia mampu berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik, berkat adanya Pancasila.
Hal itu dikatakan Jokowi saat menyampaikan amanat upacara Hari Lahir Pancasila di kawasan Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/6/2023).
"Alhamdulillah di tengah krisis yang melanda dunia, Indonesia adalah satu dari sedikit negara yg berhasil menjaga stabilitas ekonominya, menjaga stabilitas sosial dan politiknya, inflasi terkendali, investasi tumbuh dan lapangan kerja bisa bertambah," ujar Jokowi
"Ini adalah sumbangsih seluruh anak bangsa berkat persatuan berkat kerja keras dan gotong royong bangsa ini berhasil menghadapi tantangan dan semakin dipercaya dunia. Semua itu fondasinya adalah ideologi Pancila yang diwariskan Presiden pertama Insinyur Soekarno," imbuhnya.
Jokowi menekankan, Indonesia saat ini masih terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan yang adil dan merata. Dikatakan, perjuangan menghadirkan pembangunan yang adil dan merata tidak boleh berhenti, meski pemerintahan berganti.
"Ini butuh kesinambungan dan keberlanjutan personel dalam pemerintah bis berganti tapi perjuangan tak boleh berhenti, keadilan pemerataan dan kesejahteraan adalah yang ingin kita lanjutkan melalui reformasi struktural, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hilirisasi industri dan pembangunan IKN Nusantara," jelas Jokowi.
Adapun Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2023 ini diinisiasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan mengusung tema Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global.
Turut hadir dalam Upacara Hari Lahir Pancasila yakni Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-11 Boediono, dan Kepala BPIP Yudian Wahyudi.
Tamu undangan pun diwajibkan mengenakan pakaian adat khas Indonesia. Sementara, unsur TNI/Polri mengenakan pakaian dinas upacara I (PDU I). Sementara, Jokowi mengenakan baju adat Kesultanan Deli.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




