Takeda Dukung Pemerintah Turunkan Angka Kematian Akibat Demam Berdarah
Jumat, 2 Juni 2023 | 15:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kasus demam berdarah masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia di sepanjang tahun. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dari awal tahun sampai dengan minggu ke-20 tahun 2023 telah tercatat 33,027 kasus demam berdarah dengan 258 kematian.
Kemenkes menargetkan angka kasus demam berdarah yaitu kurang dari 10 per 100.000 penduduk pada 2024, dan akan 0 kasus kematian pada tahun 2030.
Untuk memenuhi target tersebut, dukungan diberikan Takeda. Perusahaan biofarmasi terkemuka asal Jepang ini dalam komitmennya mendukung program Pemerintah guna menurunkan angka kematian akibat demam berdarah.
Takeda bersama dengan para pemangku kepentingan terkait mengajak masyarakat untuk melengkapi perlindungan keluarga dan bersama melawan demam berdarah dengan #Ayo3MplusVaksin.
"Takeda memiliki harapan besar bahwa dengan akses terhadap vaksinasi demam berdarah dapat membantu keluarga Indonesia untuk mendapatkan perlindungan yang komprehensif sehingga kita bersama dapat mencapai tujuan Indonesia yaitu nol kematian akibat demam berdarah pada tahun 2030," kata Andreas Gutknecht, General Manager Takeda, Indonesia dalam siaran pers, Jumat (2/6/2023).
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, dr.Siti Nadia Tarmizi mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Takeda dalam membantu memerangi demam berdarah di Indonesia. "Kerja sama dengan dukungan mitra antara pemerintah dan Takeda yang kuat akan membantu mempercepat tercapainya target eliminasi demam berdarah di Indonesia," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




