ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Brimob Enggan Dimutasi Bayar Rp 650 Juta, Polri: Tidak Ada Aturan Setor ke Atasan

Kamis, 8 Juni 2023 | 08:00 WIB
SW
R
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: RZL
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (BeritasatuPhoto/Stefani Wijaya)

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menegaskan tidak ada aturan terkait dengan setor menyetor ke atasan di lingkungan Polri. Imbauan itu merupakan imbas dari kasus anggota Brimob di Riau yang mengaku enggan dimutasi dan kerap menyetor ke komandannya hingga mencapai Rp 650 juta.

"Tidak ada di lingkungan Polri mengatur setor setoran ya, jadi kalau pertanyaannya boleh atau tidak, ya pasti tidak boleh," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, Rabu (7/6/2023).

Dikatakan Ramadhan, apabila ada oknum anggotanya yang melakukan hal itu maka akan langsung ditindak tegas.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada aturan yang mengatur seperti itu, jadi itu tidak boleh jadi kalau memang ada seperti itu tentu akan diperhadapkan dengan hukum," ucapnya.

Sebelumya, seorang anggota Brimob yang berdinas di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, membuat heboh jagat maya. Anggota Brimob bernama Bripka Andry Darma Irawan itu mengaku enggan dimutasi dan kerap menyetor ke komandannya hingga mencapai Rp 650 juta.

Cerita itu diungkap sendiri oleh Bripka Andry melalui akun Instagram miliknya @andrydarmairawan07.2 seperti dikutip Beritasatu.com Senin (5/6/2023). Sontak, unggahan Bripka Andry itu menuai komentar beragam dari warganet atau netizen.

"Ijin menyampaikan, Saya Bripka Andry Darma Irawan, S.A.P. Saya sebelumnya berdinas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir. Saya dimutasi Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru," tulis Bripka Andry.

Dikatakan, surat perintah (sprint) mutasi itu keluar pada Jumat (3/3/2023) dan pada Rabu (8/3/2023) Bripka Andry sudah harus menghadap atau berdinas ke tempat yang baru. Namun, Bripka Andry menolak mutasi itu karena saat ini dirinya tengah merawat ibunya yang sedang sakit komplikasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Alasan Pengerahan Brimob Saat Gerebek Markas Judol di Hayam Wuruk

Alasan Pengerahan Brimob Saat Gerebek Markas Judol di Hayam Wuruk

JAKARTA
Brimob Gagalkan Tawuran di Jaktim, Pemuda Bawa Tombak Diringkus

Brimob Gagalkan Tawuran di Jaktim, Pemuda Bawa Tombak Diringkus

JAKARTA
Brimob Aniaya Pelajar Tual, Kapolri: Beri Keadilan untuk Keluarga

Brimob Aniaya Pelajar Tual, Kapolri: Beri Keadilan untuk Keluarga

NUSANTARA
Brimob Aniaya Pelajar di Tual, Kapolri: Diproses Sampai Tuntas

Brimob Aniaya Pelajar di Tual, Kapolri: Diproses Sampai Tuntas

NUSANTARA
Kapolri Perintah Usut Tuntas dan Hukum Berat Brimob yang Aniaya Siswa

Kapolri Perintah Usut Tuntas dan Hukum Berat Brimob yang Aniaya Siswa

NASIONAL
Brimob Aniaya Pelajar, Keluarga Korban: Jangan Ditutup-tutupi!

Brimob Aniaya Pelajar, Keluarga Korban: Jangan Ditutup-tutupi!

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon