Menkes Minta APRIL Group Terus Aktif Dukung Akses Kesehatan Publik
Selasa, 25 Juli 2023 | 19:19 WIB
Riau, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin meminta agar APRIL Group tidak berhenti dalam upaya menyediakan beragam alat kesehatan untuk publik luas. Dia menilai, penyediaan berbagai alat kesehatan kepada publik dapat membangun citra positif untuk perusahaan.
Hal ini ditegaskan setelah dilaksanakan penandatanganan MoU public-private partnership (PPP) antara Kemenkes dengan APRIL Group dan Tanoto Foundation dalam meningkatkan integrasi layanan primer di Provinsi Riau. Budi Gunadi meyakini, kerja sama antara Kemenkes dengan April Group adalah langkah nyata dalam upaya mewujudkan transformasi kesehatan lewat integrasi pelayanan kesehatan primer.
"Jadi jangan lupa untuk bisa terus membantu masyarakat sekitar. Bukan hanya Kabupaten Pelalawan, tapi juga Riau, supaya masyarakatnya lebih sehat," kata Budi Gunadi saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan MoU Kemenkes dengan APRIL Group dan Tanoto Foundation di Pelalawan, Riau, Selasa (25/7/2023).
Budi Gunadi juga berpesan kepada APRIL Group untuk membagikan pengalaman mereka dalam upaya menyediakan berbagai alat kesehatan ke seluruh dunia. Hal itu agar kedudukan APRIL Group di mata dunia bisa dipandang baik.
"Ini nyumbang ini (alat kesehatan) bagus buat APRIL," ujar Budi Gunadi.
Terkait hal itu, Budi Gunadi menjelaskan, harga saham suatu perusahaan besar nantinya akan menentukan kekayaan sang pemilik. Menurutnya, harga saham suatu perusahaan bisa tinggi karena dua faktor, yakni pendapatan positif serta berminat atau tidaknya investor untuk membeli sahamnya.
"Sekarang, investor di dunia minat beli kalau ESG-nya (environment, social, governance) bagus," ungkap Budi Gunadi.
Budi Gunadi meminta APRIL Group untuk giat mendokumentasikan berbagai kegiatan sosial yang dilakukan, salah satunya seperti penyediaan alat kesehatan kali ini. Dokumentasi itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk menarik minat investor.
"Nanti pasti investor nonton senang, harga sahamnya naik," tutur Budi Gunadi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Sihol Aritonang menegaskan bahwa APRIL Group memiliki komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat ke pelayanan kesehatan. Pihaknya ingin turut andil dalam upaya mengurangi masalah stunting.
"Kami meyakini bahwa fasilitas kesehatan yang berkualitas akan menjadi fondasi untuk pertumbuhan dan pembangunan yang berkelanjutan," ungkap Sihol.
Sihol menambahkan rasa terima kasihnya kepada Kemenkes yang memberikan kepercayaan ke APRIL Group untuk turut andil menjalankan skema PPP perdana dalam hal deteksi dini kesehatan serta percepatan rujukan di tingkat pelayanan primer.
"Bagi APRIL, kemitraan ini artinya mengintensifkan kerja sama yang sudah berlangsung selama ini dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat yang selaras dengan komitmen untuk kemajuan inklusif," ucap Sihol.
Bentuk kolaborasi lewat skema PPP ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama APRIL. Tujuan kolaborasi ini demi meningkatkan standar pelayanan minimal (SPM) kesehatan untuk masyarakat, terutama terhadap ibu hamil dan anak balita, remaja, usia produktif serta lansia. Selain itu, juga untuk mendorong deteksi dini serta percepatan rujukan di tingkat pelayanan kesehatan primer lewat pendekatan siklus hidup.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




