Generasi Muda Diajak Pahami Arti Kemerdekaan dengan Menghargai Perbedaan
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 04:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Ketua Umum DPP Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) KH Anwar Sanusi mengajak generasi muda Indonesia untuk merenungkan makna dari kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan yang menghargai perbedaan atau keragaman.
Menurut Anwar Sanusi, semangat kemerdekaan adalah hak yang dimiliki oleh setiap manusia di seluruh dunia, yang muncul dari sikap terbuka untuk menerima semua orang. Hal ini juga dikenal sebagai toleransi, yang merupakan lawan dari pemikiran radikal yang tidak toleran dan dapat merusak keragaman budaya Indonesia yang kaya.
"Dalam kata lain, intoleransi adalah lawan dari toleransi. Toleransi memiliki berbagai makna. Misalnya, dalam konteks isu SARA, ada toleransi terhadap agama, ras, suku, dan golongan. Toleransi pada dasarnya adalah sikap saling menghormati, menghargai, dan tidak memaksakan pandangan kepada orang lain yang berbeda," ungkap Anwar, Jumat (18/8/2023).
Selain itu, kemerdekaan yang dirayakan oleh bangsa Indonesia mengingatkan tentang pembebasan dari penjajahan asing. Anwar Sanusi menyoroti makna asal kata merdeka, yang berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu mahardhika.
"Mahardhika berarti merdeka, bebas dari pengaruh dan campur tangan pihak lain. Bagi Indonesia, merdeka berarti bebas dari campur tangan asing yang pernah menjajah kita," jelasnya.
Anwar mengungkapkan, dengan menerapkan kejujuran dan keadilan, baik dalam kata-kata maupun tindakan, Indonesia dapat berkembang menjadi bangsa yang besar.
Oleh karena itu, penting untuk meresapi makna kemerdekaan dengan berjuang demi kemajuan Indonesia, sebuah prinsip yang luhur.
Selain itu, Anwar Sanusi menegaskan bahwa semua anak bangsa harus diingatkan agar dapat saling menghormati, mengakui, dan memandang masalah dengan objektif. Hal ini akan membantu dalam menghadapi perbedaan pandangan dengan tenang.
"Dengan keyakinan bahwa masyarakat Indonesia, baik rakyatnya, pemimpinnya, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, bersatu dalam semangat iman dan takwa, bangsa kita akan mendapatkan berkah dari Allah subḥānahu wa ta’āla," ujar Anwar.
Ini juga sejalan dengan ajaran surat Al-A'raf ayat 96 dalam Al-Qur'an, yang menyatakan: "Jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa kepada Allah, negeri itu akan diberkahi oleh langit dan bumi."
Anwar menambahkan, "Prinsip ini telah diatur dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 31, yang menggariskan pentingnya iman, takwa, dan akhlak yang mulia."
Sebagai anggota DPR periode 1997-2014, Anwar berharap bahwa keamanan, kedamaian, dan persatuan anak bangsa tidak akan terganggu oleh kepentingan jangka pendek, termasuk dalam konteks politik praktis untuk merebut kekuasaan.
Dalam menghadapi tahun politik yang makin dekat, Anwar menyarankan untuk menghindari prinsip politik machiavelis, yang menggunakan segala cara untuk mencapai tujuan. Ia mengingatkan bahwa penting untuk tetap mengedepankan prinsip-prinsip moral dalam politik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




