Kemenkes Kaji Vaksin DBD Jadi Program Nasional 2025
Minggu, 10 September 2023 | 18:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mengkaji vaksin demam berdarah dengue (DBD) atau vaksin dengue tetravalen (TDV) menjadi program nasional di tahun 2025 mendatang.
Pemberian vaksinasi DBD ini telah dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) di Kalimantan Timur untuk populasi-populasi tertentu.
"Sembari mereka melakukan vaksinasi tadi, kami melakukan namanya operational research, apakah efektif atau tidak kemudian bagaimana strategi pemberian vaksin DBD kepada siapa. Itu yang sedang kita lakukan," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi di Jakarta International Velodrome, Minggu (10/9/2023).
Imran menyampaikan, butuh waktu sekitar dua tahun untuk melakukan kajian vaksin DBD tersebut, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas.
"Kita harus tahu strateginya untuk daerah perkotaan seperti apa, untuk daerah yang urban seperti apa, itu butuh waktu. Takutnya kalau kita buru-buru nanti ada yang enggak siap, di daerah malah susah. Kita benar-benar harus matangkan itu untuk menjadi suatu program nasional," sebut Imran.
Saat ditanya soal program vaksinasi DBD di DKI Jakarta, Imran menuturkan, hal tersebut kembali lagi dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah.
"Pemerintah pusat belum ada rencana untuk tahun depan, kita sedang melakukan kajian-kajian tadi," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




