ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Luhut Tekankan Pentingnya SDM yang Adaptif terhadap Perkembangan Digital

Minggu, 24 September 2023 | 11:29 WIB
CF
IC
Penulis: Chairul Fikri | Editor: CAH
Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Ketua Pembina Yayasan Del saat Institut Teknologi Del (IT Del) saat menjalin kolaborasi dengan PT Privy Identitas Digital (Privy).
Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Ketua Pembina Yayasan Del saat Institut Teknologi Del (IT Del) saat menjalin kolaborasi dengan PT Privy Identitas Digital (Privy). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan digital melalui pendidikan tinggi.

Menurutnya digitalisasi yang semakin masif telah mengubah cara hidup manusia dalam berbagai aspek, tidak terkecuali di bidang pendidikan khususnya perguruan tinggi.

Hal itu dikatakan Luhut yang juga ketua pembina Yayasan Del saat Institut Teknologi Del (IT Del) menjalin kolaborasi dengan PT Privy Identitas Digital (Privy).

ADVERTISEMENT

"Saya ingin menekankan penguatan kapasitas SDM dalam menghadapi kondisi ekonomi politik global saat ini. Sehubungan dengan perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI) mahasiswa harus dapat menyikapinya dengan tepat, memaksimalkan potensinya tetapi tetap waspada terhadap risiko yang ada," ujar Luhut di Jakarta, Sabtu (24/9/2023).

"Dunia menjadi semakin terkoneksi dan demokratisasi terjadi hampir di segala bidang. Diperlukan tata kelola yang baik serta kedisiplinan dalam menghadapi situasi tersebut," tambah Luhut.

Acara perjanjian kerja sama ini juga turut dihadiri Ketua Yayasan Del, Intan Simanjuntak.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina The Habibie Center, Ilham Akbar Habibie mengatakan, SDM yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) perlu dikembangkan pada generasi masa depan.

"Salah satu pilar generasi Indonesia emas adalah pengembangan SDM unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Tidak ada satu pun negara maju di dunia ini yang tidak menguasai iptek," ungkap Ilham.

Kolaborasi IT Del dengan Privy ini untuk menciptakan sistem otomatisasi pencatatan dan standarisasi kehadiran mahasiswa melalui penerapan teknologi continuous-face recognition berbasis identitas digital Privy yang terverifikasi dan telah berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Identitas digital yang diterbitkan oleh Privy berbasis sertifikat elektronik, dimana identitas pengguna telah terlebih dahulu diverifikasi berdasarkan data kependudukan di Ditjen Dukcapil Kemendagri," ujar CEO & Founder Privy, Marshall Pribadi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon