14 November, Kasad Agus Subiyanto Jalani Fit and Proper Test sebagai Panglima TNI
Kamis, 2 November 2023 | 08:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi I DPR bakal melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan terhadap Kasad Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai calon tunggal panglima TNI pada Selasa, 14 November 2023 mendatang. Namun, jadwal tersebut bisa berubah sesuai permintaan pimpinan DPR.
"Kurang lebih seperti itu (tanggal 14 November 2023), tetapi kami lihat perkembangannya. Kalau dari pimpinan DPR turunkan lebih cepat, kami bisa buat lebih cepat," ujar ujar Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/11/2023). di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/11/2023).
Meutya mengaku pihaknya hanya mempunyai waktu 21 hari untuk melakukan fit and proper test calon panglima TNI hingga pengambilan keputusan Tingkat II pada Rapat Paripurna. Karena itu, kata dia, rangkaian proses tersebut hingga pengambilan keputusan, tidak boleh lebih dari tanggal 21 November 2023.
"Prinsipnya kami punya waktu 21 hari, jadi enggak mungkin lewat tanggal 21 (November 2023) gitu, ya," tandas dia.
Lebih lanjut, Meutya mengatakan, saat ini, prosesnya masih bergulir pada pembahasan di Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Pihaknya akan melakukan rangkaian proses tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Intinya adalah sebelum tanggal 21 ini harus selesai di DPR dibawa ke Paripurna," pungkas Meutya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengusulkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Agus Subiyanto sebagai calon Panglima TNI. Jenderal Agus sebenarnya baru menjabat sebagai Kasad pada 27 Oktober lalu, menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman yang memasuki masa pensiun.
Jokowi menilai Agus Subiyanto memiliki pengalaman yang mumpuni, sehingga diusulkan sebagai calon panglima TNI menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono yang akan segera pensiun. Jokowi mengaku telah mempertimbangkan jam terbang Agus di berbagai aspek, termasuk tugas di wilayah, administrasi, dan pendidikan militer.
"Pertama, beliau kan Wakasad (Wakil Kepala Staf TNI AD), kemudian menjadi Kasad. Kalau melihat jam terbangnya di teritorial, di administratif, di akademis, ini memenuhi semuanya," kata Jokowi seusai meresmikan groundbreaking pembangunan Bandara IKN di Kalimantan Timur, Rabu (1/11/2023).
Sementara itu, Jokowi menyebut belum ada keputusan terkait siapa yang akan menggantikan Agus sebagai Kasad. Keputusan itu, kata Jokowi akan ditentukan setelah Agus memperoleh persetujuan dari DPR sebagai calon Panglima TNI.
"Satu-satu. Ini perlu memperoleh persetujuan dari DPR terlebih dahulu, setelah ada persetujuan baru kita berpikir Kasad yang baru," ungkap Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




