Rieke Serahkan Surat Pencatatan Ciptaan 20 Kekayaan Intelektual ke ANRI
Selasa, 9 Januari 2024 | 13:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Duta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Rieke Diah Pitaloka menyerahkan surat pencatatan ciptaan 20 kekayaan intelektual ke ANRI. Surat ini diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Rieke menjelaskan, 20 karya hak intelektual tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang.
"Hasil riset saya sejak 2013 atas arsip yang juga sangat banyak, namanya Arsip Kebijakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yang terdiri dari 17 jilid, 8 buku, 1945 paragraf," ujar Rieke dalam acara Penyerahan Arsip Statis di gedung ANRI, Jakarta Selatan, Senin (8/1/2024).
Rieke menerangkan, Arsip Kebijakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana juga menjadi pijakan bagi disertasi doktoralnya yang selesai pada tahun 2022. Dia mengatakan, dari disertasi tersebut dikembangkan lagi dan menghasilkan beberapa temuan baru tentang sistem pemerintahan untuk memperkuat otonomi daerah.
"Jadi tahun lalu, 18 Agustus 2022 saya melansir empat temuan penting bagi saya, yaitu tentang Sistem Pemerintahan Desa Berbasis Data Presisi, Sistem Pemerintahan Kabupaten dan Kota Berbasis Data Presisi, dan Sistem Pemerintahan Provinsi Berbasis Data Presisi," jelas Rieke.
Lebih lanjut, Rieke mengatakan, satu tahun kemudian, tepatnya 18 Agustus 2023, temuan itu akhirnya digunakan oleh Pemerintahan Nagari di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Rieke lalu menjelaskan alasan dirinya menyerahkan surat pencatatan ciptaan 20 kekayaan intelektual ke ANRI. Menurutnya arsip, bukan hanya berguna menjadi pengingat, tetapi juga penting pengetahuan bagi kehidupan saat ini, layaknya kotak pandora.
"Jadi arsip itu kadang kala hanya dianggap sebagai arsip pemerintahan, padahal arsip ini kalau tadi disampaikan, arsip personal sejak zaman Belanda banyak yang dicatatkan. Untuk arsip personal yang diserahkan kepada ANRI, sejak zaman Belanda, saya ini masuk arsip pribadinya ke ANRI, hari ini 8 Januari 2023 saya adalah orang ke 133 di Indonesia yang menyerahkan arsip personal kepada ANRI," terang Rieke.
Plt Kepala ANRI Imam Gunarto dalam pidatonya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rieke yang telah menyerahkan arsip yang sangat penting.
"Saya saksi hidup, banyak sekali apa yang sudah dilakukan oleh beliau, Ibu Rieke sebagai Duta Arsip itu tanpa bayaran. Namun, karena beliau cinta yang sangat tulus kepada kearsipan, maka apa yang dimiliki diberikan. Ini arsipnya diberikan ke ANRI karena jatuh cinta," ujar Imam.
Imam pun mendorong semua pihak mencontoh sikap Rieke yang menyerahkan arsip statis milik mereka. Apalagi, kata dia, Undang-Undang Kearsipan memerintahkan untuk menyelamatkan arsip milik lembaga, kementerian, organisasi politik, sosial, termasuk arsip milik perseorangan.
"Kami berharap tokoh-tokoh yang ada di sini dengan suka rela menyerahkan kepada ANRI atas nama negara, sehingga anak cucu kita bisa melihat," papar Imam.
Hadir pada acara tersebut beberapa tokoh, seperti Deputi Bidang Konservasi Arsip ANRI Kandar, analis pertahanan militer dan intelijen Connie Rahakundini Bakrie, pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy, penemu data desa presisi yang juga Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Sofyan Sjaf, dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Min Usihen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




