Jokowi Diusulkan Jadi Pemimpin Koalisi Prabowo-Gibran, Ini Respons Demokrat
Jumat, 15 Maret 2024 | 02:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Partai Demokrat memberikan respons soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) diusulkan menjadi pemimpin Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Partai Demokrat menyerahkan pembahasan usulan tersebut kepada pimpinan partai KIM.
Ketua DPP Demokrat, Herman Khaeron memandang usulan Jokowi menjadi pemimpin KIM merupakan domain para ketua umum yang tergabung dalam KIM.
"Saya kira itu menjadi domain-nya ketua-ketua partai ya, jadi nanti kita serahkan saja kepada ketua-ketua partai," ujar Khaeron di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Khaeron menilai para ketum KIM memang sudah biasa melakukan pertemuan untuk membahas apa pun yang berkaitan dengan pemerintahan Prabowo-Gibran ke depannya. Termasuk persoalan struktur maupun bentuk koalisi ke depan dan sosok-sosok yang akan menduduki struktur tersebut.
"Kan selama ini para ketua partai berkumpul bertemu dan mendiskusikan persoalan ini untuk ke depan lebih solid dan tentu bisa menyukseskan pemerintahan Pak Prabowo ke depan. Oleh karenanya persoalan terkait dengan apakah pemimpin koalisi itu siapa oleh siapa ya itu nanti kita serahkan kepada para pimpinan partai saja," jelas Khaeron.
Terpisah, Cawapres Gibran Rakabuming Raka juga sudah angkat bicara soal isu Jokowi diusulkan jadi pemimpin koalisi Prabowo-Gibran. Menurut Gibran, hingga saat ini, belum ada pembicaraan mengenai hal tersebut.
"Enggak ada, belum ada pembicaraan seperti itu," ujar Gibran saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024).
Usulan ini awalnya disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jeffrie Geovanie agar Jokowi menjadi pimpinan besar koalisi Prabowo-Gibran. Menurut Jeffrie, karakter Jokowi cocok memimpin barisan pendukung Prabowo-Gibran yang disebutnya Barisan Nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




