Wapres Minta Pengembangan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia Dipercepat
Selasa, 2 April 2024 | 21:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta pengembangan Indonesia sebagai industri halal dipercepat. Hal itu Wapres sampaikan saat membuka Banten Halal Festival Ramadhan: Dari Banten untuk Dunia".
"Implementasi strategi pengembangan industri halal mesti dipercepat dan dipastikan kesinambungannya, agar Indonesia dan Banten khususnya mampu berkiprah secara optimal," ucap Wapres Ma’ruf Amin di Menara Syariah Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (2/4/2024).
Ma'ruf Amin menegaskan, pemerintah berkomitmen kuat memajukan ekonomi dan keuangan syariah hingga ke tingkat global. Untuk itu, peran Indonesia sebagai pemain kunci dalam perdagangan produk halal dunia atau ekosistem halal global hub harus diperkuat.
Dalam acara bertajuk “Penguatan Ekosistem Ekonomi Halal Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Global” tersebut, Wapres pun melihat Banten memiliki potensi besar untuk turut ambil bagian. Oleh karena itu, ia memaparkan tiga langkah strategis bagi Banten.
"Pertama, kapitalisasi potensi unggulan daerah dengan inovasi dan terobosan penguatan ekosistem rantai nilai halal," jelas Ma'ruf Amin.
Ma'ruf Amin mengatakan, upaya ini antara lain dapat ditempuh dengan meningkatkan keterisian dan produktivitas Kawasan Industri Halal (KIH) Cikande dan Jababeka melalui strategi promosi dan pemberian insentif yang tepat.
BACA JUGA
Indonesia dan Selandia Baru Bahas Kemitraan Sertifikat Halal untuk Tingkatkan Perdagangan Bilateral
"Tingkatkan produktivitas sektor industri pengolahan, perdagangan, dan transportasi yang menjadi kekuatan Banten. Ekosistem rantai nilai halal mesti diperkuat dari hulu ke hilir, termasuk yang berkaitan dengan percepatan sertifikasi halal," tuturnya.
Ma'ruf Amin menambahkan, dengan jumlah pesantren terbanyak di Indonesia, Banten dapat menyasar pengembangan ekosistem rantai nilai halal di lingkup pesantren demi mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan menyejahterakan masyarakat di sekitarnya.
"Kedua, tingkatkan sinergi lembaga keuangan syariah dalam penguatan industri halal serta tingkatkan inklusi keuangan syariah," paparnya.
Wapres pun menekankan pentingnya optimalisasi beragam produk keuangan syariah untuk meningkatkan pembiayaan syariah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk dalam pengembangan lembaga keuangan mikro syariah, seperti baitul maal wa tamwil, koperasi syariah, dan koperasi pesantren.
“Lembaga perbankan syariah seperti Bank Syariah Indonesia juga diimbau untuk dapat melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan guna memfasilitasi sertifikasi halal bagi UMKM,” ungkapnya.
Kemudian, strategi ketiga, lanjut Ma'ruf Amin, tingkatkan kerja sama pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dengan memperbanyak kemitraan bisnis di tingkat global, terlebih Banten sangat strategis di sektor perdagangan dan menjadi salah satu pintu ekspor Indonesia.
"Posisi ini harus dioptimalkan demi meningkatkan ekspor produk halal Banten. Dorong dan intensifkan pendampingan pelaku usaha untuk mampu masuk ke pasar global" imbuhnya.
Wapres juga mengingatkan, Banten harus terus meningkatkan kerja sama dengan para pelaku usaha dari berbagai negara, baik di kawasan ASEAN, Timur Tengah, maupun kawasan lainnya.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang diinisiasi oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten dengan Menara Syariah, Bank Indonesia, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dan International Business Association (IBA) ini, sebagai wujud kemitraan untuk meningkatkan inklusi dan literasi ekonomi dan keuangan syariah, khususnya produk halal.
Turut hadir dalam acara tersebut Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Ketua KDEKS Provinsi Banten Siti Ma’rifah, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nono Sampono, Bupati Tangerang Andi Ony, Komisaris Menara Syariah Harianto Solichin, dan segenap perwakilan dari berbagai lembaga dan institusi.
Banten Halal Festival Ramadhan terdiri atas kegiatan seminar, talk show, bazar usaha kecil dan menengah, fashion show, tausiah Ramadan, dan santunan sosial. Acara ini merupakan kegiatan perdana yang direncanakan untuk diselenggarakan setiap tahunnya.
"Program ini diharapkan sebagai bentuk perwujudan ikhtiar dalam membuat gerakan bersama menjadikan Indonesia sebagai global halal hub dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Siti Ma’rifah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




