ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Topik Hangat Pagi Ini: Nasdem dan PKB Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, PDIP 1.000 Persen Oposisi

Jumat, 26 April 2024 | 08:44 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selatan, Kamis, 25 April 2024.
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selatan, Kamis, 25 April 2024. (Beritasatu.com/Celvin Sipahutar)

4. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung langkah politik Prabowo dan Gibran untuk merangkul seluruh semua pihak dalam mewujudkan Indonesia maju. Hal tersebut disampaikan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

"Presiden Jokowi mendukung inisiatif dan langkah-langkah (calon) presiden dan wakil presiden terpilih untuk merangkul semua komponen bangsa dalam upaya bersama mewujudkan Indonesia maju," kata Ari.

Menurut Ari, saat ini persatuan nasional sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi dampak situasi ekonomi dan politik global yang sedang bergejolak.

ADVERTISEMENT

5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut akan mengambil garis politik berbeda pada pemerintahan Prabowo-Gibran. Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyampaikan, saat ini PDIP terlihat siap menjadi oposis. Bahkan, kecenderungannya bisa mencapai 1.000%.

"Saat ini bagi mereka di luar kekuasaan sepertinya dianggap pilihan terbaik, makanya nyalak terus terkait hasil pemilu," kata Adi Prayitno.

6. Ketua Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ade Irfan Pulungan meminta partainya realistis melihat kenyataan politik yang ada. Dia juga meminta PPP segera menyatakan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

"PPP harus realistis dalam memberikan dukungan berdasarkan perkembangan dinamika politik, dan harus berbenah diri untuk perbaikan internal partai yang saat ini dinyatakan tidak lolos PT 4% pada Pemilu 2024. Apalagi saat ini sudah tidak ada lagi koalisi parpol pendukung paslon 01 dan 03. Semua pihak diminta untuk bersatu membangun NKRI," kata Ade.

7. Politisi senior Partai Golkar Jusuf Kalla mengatakan dirinya tidak keberatan apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran Rakabuming Raka bergabung dengan Partai Golkar. Menurutnya, Golkar adalah partai terbuka, sehingga siapa saja bisa bergabung.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka sudah menjadi keluarga besar partai Golkar. Hal ini disampaikan Airlangga seusai Jokowi dan Gibran dicoret oleh PDIP.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon