Menkes Apresiasi Inisiatif Napak untuk Tingkatkan Pelayanan Perawatan Kanker
Kamis, 2 Mei 2024 | 14:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi inisiatif program Navigator Pasien Kanker (Napak) yang dinilai menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memberikan prioritas pada perawatan kanker dalam transformasi sistem kesehatan Indonesia.
Dalam acara wisuda 21 peserta program Napak di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Kamis (2/5/2025), Budi menjelaskan program ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan perawatan kanker di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Dalam program tersebut, navigator menjadi individu yang terlatih untuk membimbing pasien melalui sistem perawatan kesehatan, mulai dari penapisan, diagnosis, terapi, hingga tindak lanjut terhadap kondisi medis seperti kanker.
Para navigator memiliki peran penting dalam menyediakan informasi transparan tentang penyakit dan pengobatannya kepada pasien selama berada di rumah sakit, membantu dalam deteksi dini penyakit, dan meningkatkan peluang kesembuhan.
"Kami berkomitmen untuk mendukung kemitraan ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakui peran Napak dan inklusinya dalam sistem layanan perawatan kanker nasional di negara ini," kata.
Budi juga mengapresiasi kerja sama antara Roche Indonesia, RS Kanker Dharmais, dan Tata Memorial Centre (TMC) India dalam memperkuat peran Napak dalam sistem perawatan kanker di Indonesia. Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung kemitraan ini.
RS Dharmais Jakarta bersama Roche Indonesia dan Tata Memorial Centre India (TMC) telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) pada Kamis (2/5/2024), sebagai langkah untuk meningkatkan layanan perawatan dan penanganan penyakit kanker.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif kemitraan antara Roche Indonesia Dharmais NCC, dan Tata Memorial Centre India untuk membangun peran Napak (Navigator Pasien Kanker) dalam sistem pemberian pelayanan kanker Indonesia," ujarnya.
Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan proses perjalanan pengobatan pasien kanker dan memperbaiki ketepatan waktu pelayanan kanker kepada pasien. Budi juga berharap kontribusi Napak dapat berkembang di lebih banyak rumah sakit dan menjadi bagian dari jaringan pusat kanker nasional.
Napak merupakan konsep navigasi pasien yang bertujuan untuk mengatasi hambatan dalam skrining, diagnosis, pengobatan, dan perawatan intensif yang tepat waktu. Ini juga membantu perawat dalam menghadapi kendala dalam sistem pelayanan kesehatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




