ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Demokrat Dukung Presidential Club untuk Perkuat Posisi Presiden dalam Bekerja

Selasa, 7 Mei 2024 | 16:05 WIB
YP
H
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: HE
Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.
Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mendukung gagasan presiden terpilih Prabowo Subianto untuk membentuk Presidential Club, wadah bagi para mantan presiden bertemu dan berdiskusi membahas masalah bangsa. Menurut Herman, Presidential Club bakal memperkuat posisi presiden dalam bekerja dan merealisasikan program-program yang sudah dicanangkan.

"Tentu ini menjadi hal yang baik ke depan, ini tentu menjadi hal yang baru, menjadi forum saling mengisi dan memberikan sharing dari presiden-presiden sebelumnya kepada presiden yang melanjutkan. Ini merupakan politik tingkat tinggi karena politik tingkat tinggi itu adalah ketika membicarakan kepentingan bangsa dan negara," ujar Herman saat dihubungi BTV, Selasa (7/5/2024).

Karenanya, Demokrat mendukung penuh gagasan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Mudah-mudahan forum ini dalam rangka memperkuat posisi presiden di dalam menjalankan tugas-tugasnya dan tentunya mencapai target yang telah dicanangkan," kata Herman menambahkan.

Herman mengatakan, Prabowo membutuhkan kebersamaan dalam mewujudkan program-program yang tertuang dalam Asta Cita. Karena itu, Presidential Club bisa menjadi wadah kebersamaan para pemimpin bangsa untuk memberikan masukan dan saran kepada Prabowo untuk mencapai target Indonesia Emas 2045 dengan memanfaatkan bonus demografi, sumber daya alam, program hilirisasi 21 komoditas, mengentaskan kemiskinan, membangun hubungan internasional, serta menjaga kedaulatan negara.

"Bahkan (dengan Presidential Club) akan memberikan pengalaman berharga dari presiden-presiden sebelumnya yang ini bisa di-share untuk dijadikan sebuah pengalaman. Kita tahu bahwa geopolitik kita tidak mudah, karena situasi internasional sangat berpengaruh terhadap situasi dalam negeri," kata Herman.

Herman mencontohkan perang Rusia dan Ukraina yang tak kunjung selesai, termasuk konflik Israel dan Iran yang mulai memanas. Menurut dia, situasi dunia tersebut sangat memengaruhi situasi ekonomi nasional Indonesia.

"Ini harus kita pahami bersama bahwa dengan mendirikan Presidential Club yang digagas oleh Pak Prabowo, ini adalah sebuah niat baik dan sebuah forum yang baik untuk kebaikan bangsa dan negara," pungkas Herman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon