ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sentil UKT Tinggi, Megawati: Biaya Pendidikan Seharusnya Murah

Jumat, 24 Mei 2024 | 20:56 WIB
YP
SL
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: LES
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (Youtube PDIP/Tangkapan Layar)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyoroti soal biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang mengalami kenaikan signifikan di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN). Menurut Megawati, biaya pendidikan harusnya murah bagi semua masyarakat.

"Urusan pendidikan (UKT) sekarang saya saja ngelihat koran pusing. Kenapa sih? Enggak ada apa hitungan bahwa kalau untuk anak-anak yang tidak berpunya, negara itu harus membiayai? Kenapa sih kok kayak enggak ada? Semuanya dimahalkan anak-anak kita yang akan menggantikan kita, terjadi regenerasi," ujar Megawati saat menyampaikan pidato politik di acara Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).

Karena itu, Megawati meminta seluruh kadernya untuk bergerak dan berjuang demi kepentingan dan kedaulatan rakyat Indonesia, termasuk di bidang pendidikan.

ADVERTISEMENT

"Masa enggak terbakar ya? Kalau ngomong kayak gini ini kayaknya hanya halah ibu ngomong begitu doang. Enggak ada namanya gerak di dalam jiwa kita bahwa itulah sebetulnya anugerah dari Allah subhanahu wa ta'ala, bahwa kita telah menjadi insan manusia warga negara dari sebuah negara terjajah menjadi negara yang merdeka dan berdaulat," tandas Megawati.

"Mengapa saya selalu marah untuk PDI Perjuangan menjadi partai pelopor? Karena saya berkeinginan sepanjang Indonesia Raya ini ada yang telah diserahkan oleh para pendiri bangsa kepada kita, kita pun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan tetap ada untuk bisa juga abadi seperti negara Republik Indonesia yang kita cintai," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan pihaknya bakal membatalkan UKT yang mengalami kenaikan secara tidak rasional di sejumlah perguruan tinggi negeri atau PTN. Menurut Nadiem, kenaikan UKT harus rasional dengan memperhatikan taraf ekonomi masing-masing mahasiswa.

Nadiem mengaku sudah mendengar kabar banyak mahasiswa mengeluh atas kenaikan UKT di sejumlah PTN. Kemendikbudristek, kata Nasdem, sedang mengecek dan akan mengevaluasi kebijakan kenaikan UKT di masing-masing kampus tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon