Ketahuan Hamil Besar, Keberangkatan Seorang Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Ditunda Tahun Depan
Sabtu, 25 Mei 2024 | 11:59 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Salah seorang jemaah calon haji gelombang kedua kloter 50 di Embarkasi Surabaya asal Bondowoso, Jawa Timur, ditunda keberangkatannya. Hal ini disebabkan jemaah tersebut ternyata sedang hamil besar dengan usia kehamilan di atas 26 minggu. Petugas Embarkasi Surabaya menyatakan jemaah tersebut ditunda keberangkatkan tahun depan.
Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyatakan jemaah tersebut tak diperbolehkan terbang karena tak sesuai dengan usia kehamilan layak terbang, yakni di atas 14 minggu dan di bawah 26 minggu.
Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris menyatakan jemaah tersebut sudah 15 tahun menikah, tetapi baru saat ini diberikan momongan. "Jemaah tersebut sudah 15 tahun menikah tetapi baru saat ini diberikan momongan, sehingga jemaah tersebut sangat menerima jika ditunda keberangkatannya hingga tahun depan," ujar Abdul Haris, Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Sabtu (25/5/2024).
Penundaan jemaah asal Bondowoso ini menambah daftar panjang jemaah calon haji yang ditunda keberangkatannya. Total sejak kloter 1 sampai kloter 50 ada 25 orang calon Jemaah haji yang ditunda keberangkatannya. Sebanyak tujuh orang di antaranya, tengah sakit dan sedang dirawat di rumah sakit haji. Selain itu, tujuh orang lainnya adalah pendamping Jemaah yang sakit tersebut. Sedangkan, 11 orang lainnya dipulangkan ke daerah karena mengalami sakit, termasuk satu orang jemaah kloter 50 yang ditunda keberangkatannya karena hamil.
Hingga Sabtu siang ini, PPIH Embarkasi Surabaya sudah memberangkatkan kloter 1 hingga kloter 52. Pemberangkatan jemaah haji di Embarkasi Surabaya telah masuk pemberangkatan gelombang kedua.
Di gelombang kedua ini, jemaah haji sudah langsung menggunakan kain ihram, dengan harapan untuk memudahkan jemaah melakukan miqot sesaat sampai di Jeddah, Arab Saudi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




