9 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan Saat Iduladha
Senin, 10 Juni 2024 | 11:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Iduladha yang juga dikenal sebagai hari raya kurban atau Lebaran Haji, adalah salah satu dari dua hari raya umat Islam. Pada Iduladha, umat Islam menyembelih hewan kurban dengan tujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Selain berkurban, ada beberapa amalan lain yang disunahkan oleh Rasulullah Saw untuk dilaksanakan pada hari ini. Berikut ini sembilan amalan yang bisa Anda lakukan pada Iduladha.
1. Bertakbir pada hari Iduladha
Hukum bertakbir pada Hari Iduladha adalah sunah. Takbir Iduladha dapat dimulai sejak subuh di hari Arafah (9 Zulhijjah) hingga akhir petang Hari Tasyrik (11, 12, 13 Zulhijjah). Lafal takbir Iduladha adalah:
"اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أكْبَرُ وَ لِلَّهِ الْحَمْد"
"Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illa Allaahu wa Allaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamd".
2. Menghidupi malam takbiran dengan takbir dan ibadah
Disunahkan mengumandangkan takbir pada malam Iduladha mulai terbenamnya matahari, dan sangat disunahkan juga menghidupkan malam hari raya dengan zikir, terutama takbir, salawat, salat malam, dan lainnya.
Malam takbiran ini merupakan salah satu dari waktu mustajab, besar kemungkinan doa Anda dikabulkan Allah Swt. Anjuran ini sebagaimana terdapat dalam kitab Raudlatut Thalibin:
"فَيُسْتَحَبُّ التَّكْبِيرُ الْمُرْسَلُ بِغُرُوبِ الشَّمْسِ فِي الْعِيدَيْنِ جَمِيعًا، وَيُسْتَحَبُّ اسْتِحْبَابًا مُتَأَكَّدًا، إِحْيَاءُ لَيْلَتَيِ الْعِيدِ بِالْعِبَادَةِ"
Artinya: “Disunahkan mengumandangkan takbir pada malam Hari Raya mulai terbenamnya matahari, dan sangat disunahkan juga menghidupkan malam hari raya tersebut dengan beribadah”.
3. Membersihkan diri dan memakai wewangian
Disunahkan untuk membersihkan diri dengan memakai wewangian, memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau-bau yang tidak enak, untuk memperoleh keutamaan hari raya tersebut. Menurut kitab Syarah Muhadzdzab dijelaskan:
والسنة أن يتنظف بحلق الشعر وتقليم الظفر وقطع الرائحة لانه يوم عيد فسن فيه ما ذكرناه كيوم الجمعة والسنة أن يتطيب
Artinya: “Disunahkan pada hari raya Id membersihkan anggota badan dengan memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau badan yang tidak enak, karena amalan tersebut sebagaimana dilaksanakan pada hari Jumat, dan disunahkan juga memakai wewangian”.
4. Berjalan kaki menuju tempat salat Iduladha
Pada saat Iduladha disarankan berjalan kaki ketika Anda berangkat menuju ke tempat salat Id. Hal ini tentu berdasarkan kebiasaan atau sunah Rasulullah. Rasulullah tidak pernah menunggangi tunggangan saat berangkat menuju ke tempat salat Id. Kemudian biasanya jalan pergi dan pulang, Rasulullah menempuh jalan yang berbeda. Dari sahabat Jabir bin Abdullah ra, ia berkata:
كَانَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ
Artinya: “Nabi Saw ketika salat Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.” (HR Bukhari nomor 986)
Kemudian sahabat Ibnu Umar ra juga berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا
Artinya: “Rasulullah Saw biasa berangkat salat Id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang juga dengan berjalan kaki.” (HR Ibnu Majah nomor 1295)
5. Berpuasa Arafah
Berpuasa Arafah sehari sebelum Iduladha atau tepatnya di hari kesembilan di bulan Zulhijjah adalah sunah. Puasa ini dikerjakan untuk memperoleh keutamaan dan mendekatkan diri kepada Allah.
صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية
Artinya: "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas." (HR Muslim)
6. Mengenakan pakaian paling bagus
Mengenakan pakaian paling baik, bersih, dan suci. Namun, bagi perempuan, cukup memakai pakaian sederhana atau pakaian sehari-hari. Berlebihan dalam berpakaian dan menggunakan wewangian tidak dianjurkan. Dalam Raudlatut Thalibin dijelaskan:
وَيُسْتَحَبُّ أَنْ يَلْبَسَ أَحْسَنَ مَا يَجِدُهُ مِنَ الثِّيَابِ، وَأَفْضَلُهَا الْبِيضُ، وَيَتَعَمَّمُ. فَإِنْ لَمْ يَجِدْ إِلَّا ثَوْبًا، اسْتُحِبَّ أَنْ يَغْسِلَهُ لِلْجُمُعَةِ وَالْعِيدِ، وَيَسْتَوِي فِي اسْتِحْبَابِ جَمِيعِ مَا ذَكَرْنَاهُ، الْقَاعِدُ فِي بَيْتِهِ، وَالْخَارِجُ إِلَى الصَّلَاةِ، هَذَا حُكْمُ الرِّجَالِ. وَأَمَّا النِّسَاءُ، فَيُكْرَهُ لِذَوَاتِ الْجَمَالِ وَالْهَيْئَةِ الْحُضُورُ، وَيُسْتَحَبُّ لِلْعَجَائِزِ، وَيَتَنَظَّفْنَ بِالْمَاءِ، وَلَا يَتَطَيَّبْنَ، وَلَا يَلْبَسْنَ مَا يُشْهِرُهُنَّ مِنَ الثِّيَابِ، بَلْ يَخْرُجْنَ فِي بِذْلَتِهِنَّ.
Artinya: “Disunahkan memakai pakaian yang paling baik, dan yang lebih utama adalah pakaian warna putih dan juga memakai serban. Jika hanya memiliki satu pakaian saja, maka tidaklah mengapa ia memakainya. Ketentuan ini berlaku bagi kaum laki-laki yang hendak berangkat salat Id maupun yang tidak. Sedangkan untuk kaum perempuan cukup ia memakai pakaian biasa sebagaimana pakaian sehari-hari, dan janganlah ia berlebih-lebihan dalam berpakaian serta memakai wangi-wangian”.
7. Semua umat Islam menghadiri salat Iduladha
Semua muslim dianjurkan untuk menghadiri salat Iduladha ini, baik tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki dan perempuan. Bahkan perempuan yang sedang haid, juga diperintahkan oleh Nabi Muhammad Saw supaya hadir. Hal ini seperti diriwayatkan dari Ummu ‘Athiyah al-Anshariyah ia berkata:
“Rasulullah Saw memerintahkan kami untuk menyertakan gadis remaja, wanita yang sedang haid, dan wanita pingitan. Adapun wanita yang sedang haid supaya tidak memasuki lapangan tempat salat, tetapi menyaksikan kebaikan hari raya dan dakwah yang disampaikan khatib bersama kaum muslimin.” (HR Ahmad)
8. Melewati jalan yang berbeda setelah salat Id
Dianjurkan untuk melewati jalan yang berbeda setelah salat sesuai dengan hadis yang disampaikan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika salat Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.“ (HR Al Bukhari).
9. Melaksanakan kurban
Di hari Iduladha tentunya akan ada perayaan penyembelihan kurban. Penyembelihan ini dilakukan setelah salat Id. Kurban yang disembelih adalah jenis hewan ternak, seperti kambing dan sapi. Sunah melaksanakan kurban itu dapat dilakukan bagi yang mampu. Sebagaimana hadis dari Imam Bukhari dan Imam Muslim yang menyebut Rasulullah beribadah kurban dua ekor domba yang bersih dan memiliki tanduk yang bagus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




