Pengamat Yakini Ada Peluang Reshuffle di Akhir Pemerintahan Jokowi
Rabu, 19 Juni 2024 | 07:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, meyakini peluang reshuffle atau perombakan kabinet tetap terbuka pada akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Saya rasa reshuffle akan menjadi agenda yang cukup tepat," ucap Arifki kepada Beritasatu.com, Selasa (18/6/2024).
Arifki mengatakan, Presiden Jokowi bisa saja kembali melakukan reshuffle jika mendapati menteri yang tidak tegak lurus dengannya selama sisa akhir pemerintahan Kabinet Indonesia Maju (KIM).
"Pertama, Jokowi reshuffle menteri-menteri yang bukan menjadi bagian dalam komitmen dia sebagai presiden. Tentu juga akan mempersulit dia untuk meninggalkan legacy lima bulan ke depan," tutur Arifki.
Kedua, Arifki meyakini bahwa Jokowi tak akan segan untuk melakukan reshuffle lagi kepada menteri yang menempatkan kepentingan lain dalam penyelenggaraan negara sehingga tidak fokus dalam bekerja, termasuk mendorong program-program strategis negara.
"Yang paling penting dilihat oleh Pak Jokowi itu adalah seberapa besar nilai keberlanjutan dari program hari ini dilanjutkan oleh Prabowo-Gibran nanti," jelas Arifki.
Kabar akan adanya perombakan (reshuffle) kabinet di masa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin kembali berhembus setelah pertemuan presiden dengan ketua umum partai politik pada akhir Mei 2024. Presiden Jokowi sebenarnya telah membantah akan adanya reshuffle ini.
Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan reshuffle tidak tertutup kemungkinan akan ada. Dia menegaskan perombakan kabinet merupakan prerogatif presiden.
"Semua kemungkinan selalu terbuka. Saya enggak bilang enggak, tetapi soal itu saya serahkan ke presiden," ujar Budi Arie di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Presiden Jokowi telah beberapa kali melakukan reshuffle selama dua periode masa pemerintahannya. Teranyar, Jokowi reshuffle kabinet dengan mengangkat Hadi Tjahjanto sebagai menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




