Penuhi Panggilan KPK, Kusnadi Staf Hasto Langsung Diperiksa
Rabu, 19 Juni 2024 | 12:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kusnadi memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (19/6/2024). Kusnadi selaku staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto itu hendak dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penetapan anggota DPR periode 2019-2024 yang menjerat Harun Masiku.
Berdasarkan pantauan, Kusnadi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, Kusnadi langsung menjalani pemeriksaan tim penyidik KPK.
"Benar saksi atas nama Kusnadi sudah hadir di Gedung Merah Putih KPK dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, Rabu (19/6/2024).
Sementara itu, koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus terlihat mendampingi Kusnadi. Dia menyampaikan kehadiran Kusnadi untuk memenuhi panggilan KPK. Dia menjelaskan, kondisi Kusnadi saat ini masih trauma.
"Meskipun perasaan trauma itu masih ada, tetapi Kusnadi mementingkan kewajibannya untuk bersaksi," ujar Petrus.
Sebelumnya, Kusnadi mangkir dari pemeriksaan KPK karena baru mendapat surat panggilan pada Rabu (12/6/2024) malam. Maka dari itu Kusnadi telah mengirim surat ke KPK dan meminta untuk penjadwalan ulang karena Kusnadi juga masih trauma dengan peristiwa 10 Juni 2024 di KPK.
"Ya, dia trauma, dia diintimidasi diperlakukan sewenang-wenang terlebih prosedur penyitaan, prosedur penggeledahan dan hal-hal lain yang bersyarat harus menjujung tinggi hak asasi manusia dalam proses perkara itu tidak diterapkan oleh KPK," ucapnya.
Untuk kasus ini, KPK sebelumnya sudah memeriksa Hasto sebagai saksi, Senin (10/6/2024). Hasto menyampaikan pemeriksaan dirinya oleh tim penyidik KPK belum menyentuh pokok perkara. Meski begitu, dia membeberkan soal adanya handphone yang disita saat momen pemeriksaan kali ini.
“Karena di tengah-tengah itu, staf saya yang namanya Kusnadi itu dipanggil katanya untuk bertemu dengan saya, tetapi kemudian tasnya dan handphone-nya atas nama saya itu disita,” tutur Hasto seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Hasto mengungkapkan, sempat terjadi perdebatan buntut penyitaan tersebut. Dia menambahkan, agenda pemeriksaan disepakati dilanjutkan di lain waktu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




