Respons Agus Gumiwang soal Safari Bahlil ke Jokowi dan JK Jelang Pemilihan Ketum Golkar
Rabu, 14 Agustus 2024 | 09:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan respons soal foto viral yang menampilkan pertemuan empat mata politikus Golkar Bahlil Lahadalia dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan ketua umum Partai Golkar sekaligus wakil presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Menurut Agus, ada makna yang berbeda dari kedua foto yang beredar menjelang pemilihan ketua umum definitif Partai Golkar, pengganti Airlangga Hartarto.
"Kalau Pak Bahlil ketemu Pak Jokowi itu kan sebagai presiden dan pembantunya. Jadi kalau beliau ketemu setiap saat kan wajar-wajar saja,” ujar Agus di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (13/8/2024) malam.
Menurut Agus, pertemuan Bahlil dengan Jokowi memiliki makna berbeda dengan pertemuan Bahlil dengan JK. Dia menilai pertemuan Bahlil dengan JK merupakan pertemuan junior dengan senior.
"Kalau pertemuan antara Pak Bahlil dan Pak JK (Jusuf Kalla) itu kan pertemuan antara kader dan senior yang juga mantan ketua umum," tandas Agus.
Lebih lanjut, Agus mengaku mendukung langkah Bahlil bersilaturahmi dengan JK. Menurut dia, pertemuan tersebut wajar dan terbuka kemungkinan adanya perbincangan yang baik untuk Golkar ke depan.
“Bagus-bagus saja kalau pertemuan Pak Bahlil dengan Pak JK, itu berbicara bagaimana Golkar ke depan,” tutur Agus.
Agus mengatakan pemilihan ketua umum definitif Partai Golkar akan dilakukan di forum Munas yang digelar pada 20 Agustus 2024 mendatang. Munas tersebut, kata Agus, dipercepat karena Partai Golkar akan menghadapi agenda-agenda strategis kenegaraan dalam waktu dekat.
Agenda tersebut antara lain, penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024, pelantikan Anggota DPR/DPRD tingkat provinsi, kota dan kabupaten, serta pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Jadi gini, kenapa perlu diputuskan plt ketua umum dan juga perlu dilakukan Munas segera, itu karena dalam menghadapi agenda-agenda kenegaraan yang dalam waktu dekat ini kita butuhkan ketua umum definitif," jelas Agus.
Lebih lanjut, Agus meminta publik menunggu hasil Munas Partai Golkar, yang akan digelar pada Selasa (20/8/2024) pekan depan. Dia enggan berspekulasi terkait munculnya beberapa nama untuk menjadi ketua umum Partai Golkar definitif.
"Keputusan terhadap siapa yang akan menjadi ketua umum terpilih, semua keputusan berkaitan dengan format organisasi ditentukan di munas," pungkas Agus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




