Indef: Ekstensifikasi Lahan Jadi Kunci Swasembada Pangan
Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Institut for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyebut ekstensifikasi atau perluasan lahan merupakan kunci utama untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia.
Tauhid menjelaskan swasembada pangan berarti Indonesia mampu memproduksi pangan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan domestik tanpa harus bergantung pada impor. Untuk mencapai tujuan ini, perluasan lahan pertanian menjadi langkah krusial.
Menanggapi pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tentang target swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan, Tauhid mengaku dirinya ragu jika tidak ada upaya ekstensifikasi yang signifikan.
"Saya kurang yakin kita bisa mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun jika tidak ada ekstensifikasi besar-besaran," ujar Tauhid saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024).
Tauhid mencontohkan komoditas beras sebagai salah satu bahan pangan utama yang perlu difokuskan. Pada 2023, Indonesia masih melakukan impor beras sebanyak 2,4 juta ton. Angka impor itu diperkirakan meningkat menjadi 3 juta ton pada 2024.
"Oleh karena itu, perluasan lahan di berbagai wilayah sangat diperlukan untuk mengejar target swasembada pangan," tegas Tauhid.
Namun, Tauhid juga mengingatkan upaya perluasan lahan di luar Pulau Jawa belum menunjukkan hasil yang signifikan. Meskipun telah dilakukan dalam lima tahun terakhir, produksi pangan masih mengalami penurunan.
"Upaya perluasan lahan yang telah dilakukan dalam 5 tahun terakhir ternyata tidak meningkatkan produksi, malah sebaliknya, produksinya menurun," tambah Tauhid.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




